Sabtu, 9 Mei 2026

16 Jet Tempur China Terbang Dekati Kalimantan, Malaysia Siaga

Mendapati belasan jet tempur China yang terbang dalam formasi taktis dekat wilayah Kalimantan, Malaysia secara tegas menyebutnya sebagai ancaman

Tayang:
Editor: Amirullah
Wikipedia/U.S. Defense Dept./Sgt. D. Myles Cullen
Jet tempur Cina J-11. 

Namun setelah upaya untuk melibatkan jet tempur gagal, angkatan udara Malaysia mengatakan pihaknya telah mengirim pesawat lain untuk mengidentifikasi jet tempur Tiongkok yang mendekati pulau Kalimantan di bagian Sarawak tersebut.

Dari hasil pantauan itu, pihaknya berhasil mengidentifikasi beberapa jenis pesawat tempur Tiongkok yang mendekati wilayah pulau Kalimantan itu.

Ditemukan bahwa pesawat itu adalah pengangkut strategis Ilyushin il-76 dan Xian Y-20 yang terbang di ketinggian antara 23.000 dan 27.000 kaki.

Angkatan Udara mengatakan telah melaporkan aktivitas penerbangan ini kepada Kementerian Luar Negeri.

"Insiden ini merupakan ancaman serius bagi kedaulatan nasional dan keselamatan penerbangan karena kepadatan lalu lintas udara di atas saluran udara," kata Angkatan Udara Malaysia dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip AP.

Sementara itu, AFP memberitakan, Angkatan Udara Malaysia menilai aktivitas jet tempur itu mencurigakan.

Menteri Luar Negeri Malaysia Hishamuddin Hussein mengatakan, 16 pesawat militer China itu terbang di atas zona maritim Malaysia.

Selanjutnya Kementerian Luar Negeri Malaysia akan mengajukan protes ke Beijing, dan memanggil Duta Besar China untuk memberikan penjelasan.

"Sikap Malaysia jelas. Meski memiliki hubungan diplomatik yang bersahabat dengan negara mana pun bukan berarti kami akan membahayakan keamanan nasional kami," kata Menlu Hishamuddin Hussein seperti yang dilansir AFP.

Pejabat Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar China tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan.

Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim yang tumpang tindih.

Ketegangan meningkat sejak China memulai program reklamasi lahan besar-besaran pada 2013.

Data yang dihimpun AP menunjukkan, Malaysia mengatakan penjaga pantai dan kapal angkatan laut China menyusup ke perairannya di Laut China Selatan 89 kali antara tahun 2016 dan 2019.

Malaysia telah mengirim enam protes diplomatik ke China, termasuk satu protes pada 2017 sebagai tanggapan atas catatan China yang menegaskan klaimnya atas Karang Luconia Selatan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved