Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pendataan Keluarga Diperpanjang Hingga 21 Juni, Banda Aceh Baru 65,96 Persen, Ini Kendala Petugas

Keputusan ini berdasarkan surat edaran Kepala BKKBN Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2021.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Cut Azharida SH 

Keputusan ini berdasarkan surat edaran Kepala BKKBN Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2021.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pendataan  Keluarga Tahun 2021 (PK-21) di Banda Aceh diperpanjang hingga 21 Juni 2021.

Keputusan ini berdasarkan surat edaran Kepala BKKBN Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2021.

Pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021 itu sudah dilakukan sejak 1 April - 31 Mei 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Banda Aceh, Cut Azharida SH, mengatakan proses pendataan keluarga di Kota Banda Aceh baru 65,96%. 

Pasalnya ada beberapa kendala saat proses penginputan.

Ia menyebutkan ada tiga persoalan yang dialami oleh para petugas, seperti masalah penginputan melalui smartphone yang tidak terinput dan keterbukaan masyarakat saat didata.

“Ada data yang kita kirimkan ke pusat tidak masuk di server, sehingga setelah kita data, tapi ketika diinput tidak bisa," katanya, Rabu (2/6/2021).

Selain itu menurutnya, PK-21 tidak maksimal dikarenakan beberapa kendala lainnya seperti wabah Covid-19.

Berdasarkan data yang masuk ke dalam database BKKBN sebanyak 52 juta KK, dan sekitar 7 juta KK nya itu masih belum terinput di dalam aplikasi yang sudah tersedia.

Namun dilihat karena adanya berbagai kendala yang dihadapi Pendataan Keluarga 2021 (PK21) itu akan diperpanjang baik pengumpulan maupun penginputan datanya.

"Melihat kondisi waktu dan kemudian situasi covid yang terjadi pada saat ini, segala strategi harus dilakukan dalam percepatan pendataan.

Oleh karenanya pimpinan di BKKBN sedang melakukan evaluasi dan akan melakukan tindak lanjut, apakah pendataan itu akan diperpanjang waktunya walaupun diperpanjang diharapkan dioptimalkan Pendataan tersebut dilakukan kunjungan dari rumah ke rumah," kata Direktur Pelaporan dan Statistik BKKBN, Rudi Budiman, beberapa waktu lalu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved