Berita Bireuen
Positif Covid-19 di Bireuen Bertambah di Empat Kecamatan, Ini Datanya
Data terbaru Selasa (1/6/2021) bertambah lagi sepuluh orang sehingga dari 780 orang sudah mencapai 790 orang di Bireuen
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jumlah warga Bireuen yang positif covid-19 terus bertambah.
Data terbaru Selasa (1/6/2021) bertambah lagi sepuluh orang sehingga dari 780 orang sudah mencapai 790 orang.
Tambahan sepuluh orang berdasarkan hasil swab Dinkes Aceh adalah warga dari empat kecamatan.
Baca juga: Sidak SPBU, Miris Ada Upah Pekerja Rp 600 Ribu - Rp 900 Ribu Per Bulan
Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani kepada Serambinews.com, Rabu (02/06/2021) menginformasikan, tambahan 10 orang yang positif covid-19 yaitu dari Kota Juang lima orang lagi, Peusangan dua orang, Peusangan Siblah Krueng dua orang dan dari Kutablang satu orang.
Kemudian jumlah warga Bireuen yang positif covid-19 meninggal dunia juga bertambah dua orang lagi, sehingga jumlah yang meninggal sudah mencapai 41 orang.
“Saat ini ada 107 orang warga Bireuen sedang isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.
Kondisi lainnya, kata Kadiskes, jumlah warga Bireuen yang positif dan suspek covid-19 menjadi perawatan juga bertambah lagi menjadi 35 orang.
Baca juga: Ini Pelaku Rudapaksa Gadis Sampai Berdarah, Ayah Dengar Suara Rintihan dan Warga Temukan Obat Kuat
15 orang diantaranya di RSUD dr Fauziah Bireuen, enam di RSUDZA Banda Aceh, satu di RS Mufid Sigli, satu orang di RS Bhayangkara dan satu orang di RS Cut Meutia ditambah 11 orang lainnya suspek covid-19 sedang dirawat di ruang Penire RSUD dr Fauziah Bireuen.
Kadiskes mengatakan, melihat data penambahan covid-19 terus bertambah setiap hari, tim medis sangat mengharapkan warga Bireuen untuk semakin peduli dan serius membantu pencegahan covid-19.
Masyarakat tidak perlu malu, takut atau gelisah apabila mengalami gejala covid-19.
Setiap orang yang sakitnya mengarah kepada covid-19 segera periksa kesehatan laporkan kepada tim medis, segera isolasi mandiri sambil berobat.
“Jangan sampai sudah memastikan diri mengalami gejala covid-19 belum berobat dan tidak isolasi mandiri ini akan membahayakan warga lainnya,” ujarnya. (*)
Baca juga: Besok, Ratusan Pegawai Kemenag Abdya Divaksin, Kepala Kankemenag: Tak Perlu Takut Divaksin Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadiskes-bireuen_dr-irwan-a-gani-_.jpg)