Breaking News:

Video

VIDEO – Penampakan Ingus Laut di Marmara Turki, Erdogan Beri Perhatian Khusus

"Tidak ada pilihan lain. Kita tidak bisa meninggalkan ini (masalah ingus laut) di tangan pemerintah Kota Metropolitan Istanbul," kata Erdogan.

Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Zaenal

SERAMBINEWS.COM, LAUT MARMARA - Lapisan tebal dan berlendir yang kerap disebut "ingus laut" di Laut Marmara Turki, di selatan Istanbul, telah menyebar pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Keberadaan ingus laut ini tidak hanya mengancam biota laut, tapi juga berimbas pada terganggunya aktivitas nelayan dan industri perikanan.

Kondisi ini membuat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan angkat bicara.

Erdogan menyatakan akan memberikan perhatian khusus untuk segera menyelesaikan masalah ini.

Pemerintah Turki akan mengambil tindakan terkait masalah ingus laut di pantai Laut Marmara yang telah dipantau dalam beberapa waktu lalu, kata Presiden Turki Selasa malam (1/6/2021).

"Tidak ada pilihan lain. Kita tidak bisa meninggalkan ini (masalah ingus laut) di tangan pemerintah Kota Metropolitan Istanbul," kata Recep Tayyip Erdogan dalam wawancaranya dengan televisi nasional, TRT.

Masalah ingus laut telah diamati di pantai Laut Marmara Turki, terutama tepi laut Istanbul, untuk sementara waktu.

Menurut para ahli, marine mucilage atau ingus laut adalah sejenis kumpulan bahan organik mirip lendir yang terdapat di laut.

Zat agar-agar yang berwarna krem umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat menarik virus dan bakteri, termasuk E. coli, dan dapat menjadi selimut yang mencekik kehidupan laut di bawahnya.

Ingus laut terbentuk sebagai akibat dari suhu hangat yang berkepanjangan dan cuaca yang tenang di daerah dengan nutrisi berlimpah di dalam air.

Ingus laut juga diproduksi oleh fitoplankton ketika mereka stres.(Anadolu Agency)

Baca juga: VIDEO Erdogan Resmikan Masjid Megah di Pusat Kota Istanbul, Mengikis Warisan Sekuler Ataturk

Baca juga: VIDEO - Ambisi Masuk di Jajaran Kekuatan MILITER DUNIA, Program Lima Tahun Angkatan Laut Turki

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved