Kamis, 4 Juni 2026

Video

VIDEO - Misteri 56 Kali Kebakaran di Rumah Warga Sleman, Tim Ahli UGM Turun Tangan

Sofa tersebut diketahui sebelumnya juga pernah mengalami kejadian serupa hingga dua kali dalam beberapa hari terakhir.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Fenomena kemunculan api berulang kali di sebuah rumah milik Agus Yani di Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih menjadi misteri.

Memasuki akhir pekan, titik api kembali muncul di rumah tersebut sehingga jumlah kejadian yang tercatat dalam sepekan terakhir mencapai 56 titik kebakaran.

Peristiwa terbaru terjadi pada Sabtu (30/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.51 WIB.

Baca juga: VIDEO - Pria Habisi Selingkuhan Istri di Empat Lawang, Serahkan Diri Usai Kasusnya Viral

Api pertama muncul pada sejumlah pakaian yang tergantung di beranda timur rumah. Beruntung, keluarga yang sedang berjaga langsung memadamkan api sebelum merambat lebih luas.

Sekitar satu setengah jam kemudian, tepat pukul 03.21 WIB, titik api kembali muncul. Kali ini, kobaran api terlihat pada sebuah sofa yang berada di halaman samping rumah.

Sofa tersebut diketahui sebelumnya juga pernah mengalami kejadian serupa hingga dua kali dalam beberapa hari terakhir.

Rangkaian kejadian ini membuat seluruh penghuni rumah memilih tetap terjaga hingga dini hari karena khawatir munculnya titik api baru.

Menurut keterangan keluarga, api telah muncul di berbagai lokasi rumah, mulai dari kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dapur, beranda, hingga halaman belakang.

Tim Ahli dan Pemkab Sleman Lakukan Observasi

Misteri kebakaran berulang ini kini menjadi perhatian berbagai pihak.

Baca juga: VIDEO - Viral! Pasangan Paruh Baya Digerebek di Toilet Masjid Saat Idul Adha

Pemerintah Kabupaten Sleman bersama sejumlah pakar dari perguruan tinggi, termasuk Universitas Gadjah Mada, dijadwalkan melakukan observasi langsung di lokasi untuk mencari penyebab pasti fenomena tersebut.

Sebelumnya, dugaan awal mengarah pada kebocoran gas metana yang berasal dari septic tank rumah.

Namun setelah dilakukan perbaikan pada saluran terkait, kemunculan api tetap terjadi sehingga teori tersebut belum dapat menjelaskan seluruh kejadian.

Para ahli kini mempertimbangkan kemungkinan adanya faktor lain seperti akumulasi gas tertentu, termasuk amonia (NH3) dan hidrogen sulfida (H2S), yang berpotensi meningkatkan risiko munculnya api apabila bertemu sumber pemicu.

Selain itu, kondisi instalasi listrik rumah juga menjadi bagian dari investigasi.

Kabel yang lembap, terkelupas, atau mengalami gangguan teknis dapat memicu percikan yang berpotensi menyulut material mudah terbakar di sekitarnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kemunculan puluhan titik api tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Masyarakat sekitar pun terus mengikuti perkembangan kasus yang menjadi perhatian luas di Sleman tersebut.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved