Breaking News:

Plt Bupati Bener Meriah Paparkan Usulan Pembangunan Dry Port

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Haili Yoga MSi, memaparkan usulan pembangunan Dry Port

DISKOMINFO BENER MERIAH
Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Haili Yoga MSi dan Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian, memaparkan usulan pembangunan Dry Port (pelabuhan darat) melalui aplikasi zoom meeting dengan Kemenhub, di Banda Aceh, Kamis (3/6/2021). 

REDELONG - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Haili Yoga MSi, memaparkan usulan pembangunan Dry Port (pelabuhan darat) di kabupaten setempat.

Pemaparan usulan permohonan kajian Pemkab Bener Meriah tersebut berlangsung melalui aplikasi zoom meeting dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, di ruang kerja Wakil Ketua DPRA, di Banda Aceh, Kamis (3/6/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Bener Meriah, Ruslan Ramadhan SSTP.

Menurutnya, zoom meeting yang dilakukan di ruang Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian, itu membahas terkait pembangunan Dry Port di Bener Meriah. Dikatakan, rapat tersebut juga dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Bener Meriah, Drh Sofyan, Kepala Dinas Perhubungan, Abdul Gani SP MSi, serta Kepala Bappeda, Khairun Aksa SE MM.

“Zoom meeting ini juga diikuti oleh Bapak Edy Gunawan sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Perkeretaapian, Kepala Pusat Litbang Transportasi Antar Modal, perwakilan Direktur Transportasi Bappenas, Kepala BPTD Wilayah I Aceh, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagut,” ucap Ruslan.

Ditambahkan, pemaparan meeting melalui aplikasi zoom itu dimoderatori Muhtaruddin dari pusat penelitian jalan dan perkeretaapian. “Meeting yang berlangsung pada hari ini lebih berorientasi mengenai pembangunan Dry Port. Bahwa pada prinsipnya Pemerintah Pusat melalui Balitbang Perhubungan mengakomodir usulan Dry Port di Bener Meriah,” jelasnya.

Namun, ini perlu dilakukan kajian terlebih dahulu agar pembangunan Dry Port dapat dilakukan berkesinambungan dengan lembaga-lembaga terkait. Serta mengkaji unsur-unsur seperti, tarikan dan bangkitan perjalanan, suplai dan demand,  infrastruktur jalan dan koordinasi dengan Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai pengganti pelabuhan Belawan Medan, terangnya.(hbm/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved