Selasa, 9 Juni 2026

Gara-gara Rebutan Harta, Suami Cekik Istri Dibantu Adik dan Disaksikan Anak Pertama, Korban Trauma

Idariyani (39), warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, jadi korban penganiayaan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Idariyani (39), warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, jadi korban penganiayaan.

Pelakunya mantan suami dan saudaranya.

Bahkan sebelumnya, korban juga sering diancam dibunuh agar semua harta jatuh ke mantan suaminya.

Karena itulah Idariyani kemudian memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan suaminya ke Polsek Tambang.

Kepada Kompas.com Idariyani bercerita kalau dirinya diduga dianiaya sang suami pada Minggu (30/5/2021), sekitar pukul 17.45 WIB.

"Saya waktu itu sedang panen sawit terus dia datang ke kebun sama saudaranya empat orang dan satu anak kami yang paling tua. Dia marah ke saya kenapa sawit masih dipanen, padahal kebun ini milik orangtua saya," ujar Idariyani, Sabtu (5/6/2021).

Disaat suaminya sedang marah, korban memvideokannya.

Namun, terduga pelaku menyuruh adiknya untuk merampas handphone.

Terduga pelaku memegang korban, sedangkan adiknya mengambil paksa handphone lalu dibuang ke Sungai Kampar.

"Saya berusaha merebut handphone, tapi saya dipegang sama dia (suami). Leher saya dicekiknya. Adiknya juga ikut mencekik dan menindih tubuh saya hingga saya susah bernapas," akui Idariyani.

Di lokasi kejadian, sebut dia, ada saksi yang melihat kejadian itu, yaitu dua orang tukang panen sawit dan satu wanita teman korban.

"Saya minta tolong sama tukang panen, tapi dikejar (sama suami) lalu ditamparnya. Tukang panen pun pergi dari lokasi. Sedangkan saya sudah mau mati ditindih adiknya karena susah bernapas," kata Idariyani.

Melihat korban dianiaya, anaknya yang paling tua akhirnya melerai dan barulah adik terduga pelaku melepaskanya.

Setelah itu, korban pergi dengan warga setempat menggunakan perahu mesin.

Usai kejadian tersebut, korban langsung melaporkan suami dan adik suaminya ke Polsek Tambang atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan secara bersama-sama.

Baca juga: Suami Tembak dan Bakar Istri Hidup-hidup, Pelaku Baru Keluar dari Penjara Karena Kasus KDRT

Baca juga: Suami Aniaya Istri hingga Tewas Lalu Serahkan Diri ke Polisi, Kesal Tak Diberi Uang buat Beli Sepatu

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved