Kisah Nenek 85 Tahun Hidup Sebatang Kara, Jual Barang Bekas dan Pisang, Tak Mau Minta- Minta
Meski sudah sepuh, rona wajahnya tampak semangat menikmati kehidupannya dalam mencari rezeki setiap harinya.
SERAMBINEWS.COM, SOLO - Masa tua Saryo ternyata harus dilewati di jalanan Kota Solo hingga berteman dengan kerasnya kehidupan.
Ya, dia adalah nenek 85 tahun yang harus mengadu nasib menjaul barang bekas dan pisang di tempat seadanya.
Tikarnya pun bekas baliho untuk menggelar dagangannya di pinggir Jalan Veteran, tepat bangjo Sraten kawasan Patung Bunderan, Kecamatan Serengan, Kota Solo.
Meski sudah sepuh, rona wajahnya tampak semangat menikmati kehidupannya dalam mencari rezeki setiap harinya.
Bahkan sosoknya pun viral karena tak pernah absen menggelar dagangannya sehingga mendapatkan simpati dan doa dari netizen.
Seperti yang di-share oleh netizen di FB @Info Cegatan Solo dan Sekitarnya :
Mohon ijin berbagi info, di barat bangjo sraten utara jalan ada simbah2 jualan pakaian bekas, jualannya sepi, jika dulur2 ada rejeki mari sama2 kita larisi, (tadi mau beli pakaian bekas bingung karena belum membutuhkan jadi pisangnya aja), dan atau setidaknya kita doakan semoga sehat selalu dan rejekinya lancar.
Warga RT 02 RW 10 Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan itu setiap hari harus mangkal mencari keajaiban rezeki dari Tuhan.
"Dari kecil umur 15 tahun saya lupa tahunnya berapa ya, sudah jualan ikut ibu," kata dia terkenang masa lalu kepada TribunSolo.com, Sabtu (5/6/2021).
"Ya saya jual macam-macam waktu itu ibu saya, ya jualan barang bekas juga, makanan juga ya serba ada," tambahnya.
Setelah dirinya ditinggalkan sang ibu, Mbah Saryo mengaku ingin melanjutkan jejak dan mencari peruntungannya sebagai penjual juga.
"Apapun yang bisa dijual jadi dagangan," katanya.
Sebelum itu, dirinya mengatakan pernah berjualan keliling sebelum membuka lapaknya yang sederhana di tepi jalan.
"Dulu sebelum jualan ini saya keliling ke kampung kampung, ke pasar atau ke mana saja sesampainya,"ungkapnya.
"Dulu pernah jualan lauk-pauk, arem-arem, jajanan pasar pokoknya dua keranjang seperti ini penuh," paparnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sosok-mbah-saryo-menggelar-dagangannya-di-pinggir-jalan-veteran.jpg)