Berita Subulussalam
Wali Kota Subulussalam Janji Evaluasi Kinerja Pejabat dan Lelang Jabatan Segera Dibuka
Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Subulussalam baik yang baru dilantik dua hari lalu maupun sebelumnya akan terus dievaluasi kinerja mereka.
Penulis: Khalidin | Editor: M Nur Pakar
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Subulussalam baik yang baru dilantik dua hari lalu maupun sebelumnya akan terus dievaluasi kinerja mereka.
Hal itu disampaikan Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang SE kepada Serambinews.com, Minggu (6/6/2021).
Walkot Subulussalam Affan Bintang mengatakan puluhan pejabat eselon II,III dan IV yang dilantik Jumat (4/6/2021), dalam rangka mempercepat gerak pelayanan dan pembangunan.
Dia berharap agar para pejabat di sana bergerak lebih cepat, lebih dinamis mewujudkan berbagai program pembangunan berbagai lintas sektor di Kota Subulussalam.
Baca juga: Tim Vaksinator Covid 19 Puskesmas Simpang Kiri Gencarkan Vaksin di Pasar Subulussalam
“Kinerja para pejabat ini akan terus kami pantau dan evaluasi, nanti menjadi bahan pertimbangan kembali apakah layak atau tidak,” kata Walkot Affan Bintang.
Dalam kesempatan itu, Affan Bintang menyampaikan rencana lelang jabatan atau promosi terbuka dan kompetitif di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemko Subulussalam.
Lelang ini dalam rangka mengisi jabatan yang selama ini masih dipangku pejabat dengan status Pelaksana Tugas atau Plt.
Namun jadwal pasti pelaksanaan lelang jabatan eselon II di Kota Subulussalam belum diberitahu.
“Segera kita laksanakan lelang nanti untuk mendefinitifkan dinas yang dijabat Plt,” ujar Walkot Affan Bintang
Tahun lalu, Pemko Subulussalam secara resmi membatalkan pelaksanaan seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama di daerah ini.
Pembatalan itu tertuang dalam surat pengumuman panitia seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama Kota Subulussalam, yang diterima Serambinews.com, Sabtu (12/12/2020).
Dalam surat pengumuman bernomor 08/PANSEL/12/2020 tertanggal 11 Desember 2020 itu ditandatangani Ir Taufit Hidayat, MM selaku ketua panitia seleksi.
Alasan pembatalan pelaksanaan seleksi dijelaskan karena jumlah pelamar yang minim sehingga tidak memenuhi kuota.
Lalu surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang rekomendasi pembatalan seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam.
Baca juga: Wali Kota Subulussalam Reshuffle Puluhan Pejabat, Jangan Menikam dari Belakang
Wali Kota Subulussalam selaku pejabat pembina kepegawaian memutuskan untuk membatalkan seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama 2020.
Seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama Kota Subulussalam hingga kini masih sepi pelamar.
Meski panitia sudah memperpanjang selama tujuh hari namun hingga berakhirnya jadwal penerimaan berkas, PNS yang mendaftarkan lamarannya hanya lima orang.
Informasi tersebut diperoleh Serambinews.com dari Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Subulussalam Jhoni Arizal, S.STP Senin (7/12/2020) lalu.
Sementara itu, Walkot Affan Bintang sempat mengingatkan para pejabatnya agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang negatif, baik yang datangnya dari dalam maupun luar.
“Karena tugas saudara adalah bekerja dengan baik, sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan,” kata Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang SE, Jumat (4/6/2021).
Dia menyampaikan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pejabat diharapkan dapat menjaga harkat dan martabat daerah ini.
Lantaran itu, Walkot Affan Bintang mengingatkan agar para ASN tidak berindak diluar tupoksinya masing-masing.
Affan Bintang bersama wakilnya Salmaza, berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap ASN yang dianggap mengabaikan loyalitas dalam melaksanakan pekerjaan yang telah diamanatkan.
Baca juga: Percepat Penanganan Pandemi, Pemko Subulussalam Targetkan Vaksinasi Massal Capai 1.000 Dosis
“Saya ingatkan kepada saudara selaku pejabat jangan sekali-kali menikam dari belakang," katanya.
"Saya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas bagi ASN dan pejabat yang bertindak di luar tupoksinya," tambahnya.
"Jangan sampai tangan kanan merangkul, tangan kiri justru menikam,” tegas mantan Wakil Wali Kota Subulussalam periode 2009-2014 ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-kota-subulussalam-lauching-santun.jpg)