Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Lima Hari Diserbu Vaksinasi, Seribuan Lansia di Aceh Tamiang Dipastikan Telah Disuntik Sinovac

Meski belum menerima data secara menyeluruh, Hardekky mengatakan jumlah masyarakat yang divaksin dalam program ini telah menembus 1.000 orang.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Shutterstock
Ilustrasi vaksin corona (Shutterstock) 

Meski belum menerima data secara menyeluruh, Hardekky mengatakan jumlah masyarakat yang divaksin dalam program ini telah menembus 1.000 orang.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Seribuan masyarakat lanjut usia (lansia) dan perangkat kampung di Aceh Tamiang, berhasil divaksinasi dalam program serbu vaksinasi yang dilakukan selama lima hari.

Program yang melibatkan unsur TNI/Polri ini, dilakukan serentak di seluruh kecamatan di Aceh Tamiang pada 3-7 Juni 2021.

Kadis Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Azis melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hardekky Yunandar menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan di seluruh Puskesmas di Aceh Tamiang sejumlah 15 unit dan Mapolres Aceh Tamiang.

Hardekky menyebutkan, hingga hari terakhir jumlah masyarakat yang divaksin telah melebihi target. 

Meski belum menerima data secara menyeluruh, Hardekky mengatakan jumlah masyarakat yang divaksin dalam program ini telah menembus 1.000 orang.

“Kalau di kita sebenarnya tidak ada target, tapi teman-teman dari Polri sepertinya sehari minimal 150 orang. Artinya, kita telah melampaui target ini,” kata Hardekky, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Rafathar Kritik Raffi Ahmad Setelah RANS Cilegon FC Ditaklukkan Arema FC, Minta Beli Pemain Baru

Hardekky menilai, tingginya angka vaksinasi ini tidak terlepas dari selarasnya visi misi antar-institusi di Aceh Tamiang dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Kita berharap, semangat ini terus terbangun. Sehingga langkah-langkah penanganan Covid-19 bisa dilakukan maksimal,” ungkapnya.

Meski begitu, Hardekky mengingatkan agar masyarakat yang telah menerima vaksin tidak langsung lalai dan mengabaikan protokol kesehatan.

Dijelaskannya, masyarakat yang telah menerima vaksin tidak otomatis kebal dari ancaman Covid-19.

“Potensi tertular tetap ada, karena bukan langsung kebal, tapi yang jelas orang yang telah divaksin akan memiliki kekebalan imun yang lebih baik,” ujarnya. (*)

Baca juga: Polres Lhokseumawe Ringkus 10 Pengedar Narkoba, Amankan Barang Bukti Sabu Seberat 4,4 Kg

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved