Breaking News:

Berita Bireuen

Sejumlah Bu Guru di Bireuen Mengaku Takut Disuntik Vaksin, Begini Jawaban Bupati

Sejumlah bu guru di wilayah kecamatan Kutablang Bireuen yang sedang antri untuk mengikuti penyuntikan vaksin anti covid-19 mengaku takut divaksin

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, Senin (7/6/2021) sedang memberi penjelasan kepada para guru tentang perlunya suntik vaksin dan tidak perlu takut dengan vaksin di Puskesmas Krueng Panjoe, Kutablang Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejumlah bu guru di wilayah kecamatan Kutablang Bireuen yang sedang antri untuk mengikuti penyuntikan vaksin anti covid-19 di Puskesmas Krueng Panjoe, Kutablang Bireuen mengaku takut divaksin.

“Kami takut divaksin pak, takut tensi darah kami naik dan takut sakit,” ujar beberapa ibu guru secara spontan saat Bupati Bireuen menyapa para guru yang sedang menunggu untuk di vaksin di Puskesmas Krueng Panjoe, Kutablang, Senin (7/6/2021).

Kunjungan ke Puskesmas tersebut melihat pelaksanaan vaksinasi massal terhadap para guru dan masyarakat yang dipusatkan di Puskesmas Krueng Panjoe, Kutablang.

Baca juga: Santri Asal Aceh Tamiang Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Senior di Pesantren di Sumatera Utara

Mendengar pengakuan langsung dari para guru, Bupati Bireuen yang didampingi para pejabat lainnya langsung berbicara di hadapan para guru, bupati meminta para guru tidak perlu takut.

Vaksin dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan upaya pencegahan covid-19.

Penyuntikan vaksin sudah dilakukan sejak lama kepada berbagai pihak mulai dari para pejabat, anggota TNI, Polri, para pegawai, perangkat desa, dan masyarakat.

Sampai sekarang belum ada persoalan dan orang yang telah disuntik vaksin tetap sehat.

Baca juga: Nelayan Aceh Singkil Meninggal Terkena Bom Ikan, Perahu Hancur Kena Ledakan

“Ibu-ibu tidak perlu khawatir dan takut, sudah banyak  yang sudah disuntik vaksin sampai sekarang
tidak ada masalah kesehatan dan biasa saja,” ujarnya.

Para guru kemudian mengamini dan mengaku akan menjalani penyuntikan vaksin.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved