Breaking News:

Berita Aceh Besar

Tingkatkan Sinergisitas, Mahkamah Syariah Jantho Tanda Tangan Nota Kesepahaman dengan UIN Ar-Raniry

Mahkamah Syariyah atau MS Jantho menandatangani nota kesepahaman dengan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri atau UIN Ar- Raniry.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Mahkamah Syariyah (MS) Jantho menandatangani nota kesepahaman dengan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri atau UIN Ar- Raniry di Gedung Auditorium UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (8/6/2021). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Mahkamah Syariyah atau MS Jantho menandatangani nota kesepahaman dengan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri atau UIN Ar- Raniry.

Penandatanganan naskah kerja sama tersebut dilakukan di Gedung Auditorium UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (8/6/2021).

Dengan ditekennya Nota Kesepakatan (Litter Of Agreement) itu maka Mahkamah Syar’iyah Jantho secara resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry.

Nota Kesepakatan (Litter Of Agreement) tersebut ditandatangani langsung oleh Prof Muhammad Siddiq, MH, PhD sebagai Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Ar-Raniry.

Sedangkan dari pihak Mahkamah Syar’iyah Jantho ditandatangi oleh Siti Salwa, SHI, MH selaku ketua.

Baca juga: Formasi CPNS di Pemkab Pidie Jaya, Ada 151 Khusus Tenaga Teknis Untuk Lulusan D3 Hingga S1

Baca juga: KKR Aceh Bangun Balai Pengajian di Juli Bireuen untuk Mengenang 12 Korban Konflik 18 Tahun Lalu

Baca juga: AS Mulai Buat Kesimpulan, Virus Corona Berasal dari Kebocoran Laboratorium Wuhan

Dua orang saksi yaitu Saifuddin, SAg, MAg (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama UIN Ar-Raniry) dan Heti Kurnaini, SSy, MH (Hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho).

Acara penandatanganan Nota Kesepakatan antara Mahkamah Syar’iyah Jantho dengan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry dilaksanakan bersamaan dengan acara pelantikan SEMA (Senat Mahasiswa), DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa), HMPS (Himpunan Mahasiswa Prodi Syari’ah), dan KPS (Komunitas Peradilan Semu) Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut tidak hanya disaksikan oleh pihak yang bertandatangan di dalam perjanjian tersebut, melainkan juga disaksikan oleh hampir seluruh mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH).

Hasil yang diharapkan dari Nota Kesepakatan ini adalah terjalinnya kerja sama dalam rangka magang kepada mahasiswa FSH.

Kemudian, kerja sama dalam rangka diskusi/seminar dalam ruang lingkup hukum.

Baca juga: VIDEO Pasar Al Mahirah Banda Aceh Fokus Sempurnakan Fasilitas, Wajah Baru Peunayong di Lamdingin

Baca juga: Tiga Jurnalis Kabur dari Myanmar, Junta Militer Buru Mereka untuk Dihukum

Baca juga: Gadis Aceh Ini Kibarkan Bendera Palestina di Tengah Jalan Kota Lhokseumawe, Begini Aksinya

Lalu, kerja sama dalam bidang penelitian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi mahasiswa FSH.

Seterusnya, terbukanya media kerja sama kedua belah pihak untuk pengkajian dalam meningkatkan khazanah intelektual dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Serta mewujudkan citra positif antara kedua belah pihak sesuai dengan visi dan misi masing-masing," ujar Siti Salwa, Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho dalam rilisnya kepada Serambinews.com, Selasa (8/6/2021).(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved