Breaking News:

Banda Aceh Gelar Pilchiksung Oktober, Serentak di 25 Gampong

Pemilihan keuchik serentak di Banda Aceh dijadwalkan akan diselenggarakan pada Oktober 2021 ini.

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
Dr Musriadi, M.Pd 

BANDA ACEH - Pemilihan keuchik serentak di Banda Aceh dijadwalkan akan diselenggarakan pada Oktober 2021 ini. Oleh karena itu, tata pelaksanaan harus segera diatur secara teknis dalam Peraturan Wali Kota, sebagai turunan dari Qanun Pemilihan Keuchik Serentak.

Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi MPd menyampaikan, setelah lahirnya Qanun Pemilihan Keuchik Serentak, maka harus segera diatur teknis pelaksanaan melalui Perwal. Pemilihan serentak ini ia sebutkan diatur dalam Undang-undang desa Tahun 2014.

Menurut Musriadi, selain amanat undang-undang, lahirnya pemilihan keuchik serentak merupakan sebuah harapan untuk memberikan suatu efesiensi dan efektifitas dalam sebuah pemilihan keuchik.

"Keuntungan yang jelas pada pemilihan keuchik serentak yaitu untuk memberikan efisiensi anggaran dan efektifitas baik waktu dan tenaga," ujar Musriadi.

Disamping itu, dengan dilaksanakan pemilihan keuchik serentak di Banda Aceh, maka akan dapat dilakukan pelantikan yang dapat dilakukan secara serentak, dan ini juga akan memberikan suatu penghematan anggaran dan waktu.

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, di bulan Oktober nanti ada 25 gampong yang mengelarkan pemilihan keuchik serentak yang tersebar di 9 kecamatan di Kota Banda Aceh," ungkapnya.

Untuk diketahui, total jumlah desa di Banda Aceh mencapai 90 gampong yang tersebar di sembilan kecamatan.

Dalam laporan Komisi I dalam Sidang Paripurna DPRK Banda Aceh yang digelar pada, Senin (7/6/2021) lalu, Politisi PAN ini mengatakan, Pilchiksung Serentak 2021di Banda Aceh merupakan yang pertama dilakukan sejak disahkannya Qanun Pemilihan Keuchik Serentak.

Musriadi berharap Banda Aceh bisa menjadi role model untuk kabupaten/kota lain. Para keuchik yang nanti terpilih juga diharapkan mampu mendukung visi-misi Pemko Banda Aceh.

Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi MPd, menyampaikan, pelaksanaan pilchiksung serentak 2021 merupakan praktik demokrasi di gampong yang merupakan aspek legitimasi kekuasaan dan aspek penentuan kekuasaan. Oleh karena itu dibutuhkan partisipatif aktif dari masyarakat untuk menentukan pimpinan desa selama 6 tahun ke depan.

"Peraturan Wali Kota harus segera disusun untuk memberikan kepastian beberapa tahapan dan persiapannya. Dibutuhkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Juklak dan Juknis karena ini sebagai pedoman para panitia dan calon keuchik," tuturnya.

Ia berharap, Forkopimda harus dilibatkan membantu, terutama berkaitan dengan pengamanan agar pelaksanaan Pilchiksung berjalan kondusif.(mun)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved