Breaking News:

Internasional

Utusan AS untuk Yaman Kutuk Serangan Brutal Milisi Houthi Terhadap Warga Sipil

Tim Lenderking, utusan khusus AS untuk Yaman mengutuk serangan brutal milisi Houthi terhadap warga sipil di Provinsi Marib.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Puluhan anak-anak menggelar demonstrasi mengutuk milisi Houthi yang merudal pompa bensin di Marib, Yaman. 

SERAMBINEWS.COM, ALEXANDRIA - Tim Lenderking, utusan khusus AS untuk Yaman mengutuk serangan brutal milisi Houthi terhadap warga sipil di Provinsi Marib.

Khususnya, serangan rudal Sabtu (5/6/2021) di sebuah pompa bensin.

Selama pertemuan dengan Philippe Etienne, Duta Besar Prancis untuk AS, Lenderking menyerukan gencatan senjata nasional segera, seperti dilansir AFP, Kamis (10/6/2021).

Juga penghentian serangan mematikan milisi Houthi terhadap warga sipil, terutama di Marib.

Baca juga: Milisi Houthi Rudal Pompa Bensin di Marib, 17 Warga Yaman Tewas

“Saya bertemu dengan duta besar Prancis untuk AS, membahas gencatan senjata nasional segera dan kekhawatiran tentang serangan brutal Houthi belanjut,” cuit Lenderking.

Pada Sabtu (5/6/2021), 21 orang, termasuk seorang gadis berusia lima tahun tewas.

kKetika sebuah rudal balistik dan pesawat tak berawak yang dilengkapi bahan peledak menghantam sebuah pompa bensin di sebuah distrik padat penduduk di kota Marib.

Serangan Houthi, yang paling mematikan di Marib oleh Houthi selama lebih dari setahun mengejutkan banyak orang.

Terutama jadas gadis keci dan ayahnya telah memicu kemarahan di dalam dan di luar Yaman.

Gubernur Marib Sultan Al-Arada menuntut penyelidikan internasional atas serangan itu.

Pejabat pemerintah Yaman, aktivis hak asasi manusia dan jurnalis menyerukan tekanan global pada Houthi untuk menghentikan serangan di provinsi tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Tingkatkan Bantuan Pangan ke Yaman, Atasi Krisis Pangan Akut

Termasuk menghentikan penembakan terhadap daerah pemukiman yang menampung lebih dari 2 juta orang yang melarikan diri dari pertempuran atau penindasan miisi Houthi di provinsi asal mereka. .

Pada Rabu (9/6/2021), lusinan anak-anak melakukan aksi diam di Marib untuk mengenang gadis yang tewas, Lian, ayahnya, dan lainnya yang tewas dalam serangan itu.

Anak-anak membawa boneka, gambar anak yang hangus dan poster yang mengutuk Houthi karena menargetkan anak-anak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved