Breaking News:

Berita Langsa

Jalan Dua Jalur Eks Rel Kereta Api di Langsa Akhirnya Bisa Dibangun

Berapa tahun lalu Pemko belum bisa membangun jalan elak ini , karena PT KAI belum mengeluarkan izin pemakaian asset bekas jalur kereta api tersebut.

Penulis: Zubir | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Jalan eks jalur kereta api dalam tahapan pembangunan sebagai jalan dua jalur untuk mengurai kepadatan jalan A Yani. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Jalan dua jalur eks (bekas) rel kereta api PT KAI akhirnya bisa dibangun oleh Pemerintah Kota Langsa, menyusul keluarnya izin pemakaian jalan itu oleh pemegang asset PT KAI.

Wacana pembangunan jalan dua jalur sebagai alternatif jalur elak Jalan A Yani (Jalan Protokol) Kota Langsa yang kini sangat padat kendaraan, sebenarnya telah lama digagas pemerintah setempat.

Namun, berapa tahun lalu Pemko belum bisa membangun jalan elak jalur tengah ini, karena PT KAI belum mengeluarkan izin pemakaian asset bekas jalur kereta api milik perusahaan BUMN ini. 

Amatan Serambinews.com, Sabtu (12/6/2021), sejak berapa pekan ini mobil alat berat pihak rekanan mulai melakukan pemerbersihan areal jalan itu, yang dimulai dari titik Simpang 4 Islamic Center hingga persimpangan 4 Jalan TM Bahrum.

Setelah pembersihan rekanan pemenang tender pekerjaan pengaspalan jalan ini akan melakukan penimbunan batu base, tahapan akhir proses pengaspalan, termasuk pemasangan median tengah jalan. 

Seperti diketahui program Pemko Langsa membuka jalan ini sebenarnya sudah lama, dengan tujuan mengurai kepadatan Jalan A Yani.

Baca juga: Inilah Sosok Orang Terkaya di Palestina, Begini Caranya Mendapatkan Uang dan Jumlah Kekayaannya

Baca juga: Kim Jong Un Bersiap Perang Lawan Seoul, Perintahkan Para Jenderal Siagakan Pasukan

Baca juga: Pasukan Setan TNI AD Ditugaskan Buru KKB Papua, Ini Catatan Sejarah Bukti Kehebatannya

Baca juga: Ramal Masa Depan Indonesia, Mbak You Sebut Bencana Tsunami Besar akan Datang

Pasalnya selama berapa tahun terakhir ini, Jalan Protokol ini kerap terjadi kemacetan, terutama di jam masuk kantor dan masuk anak sekolah, Sore hari, maupun malam hari libur.

Saat hendak dibangun berapa tahun silam, PT KAI ternyata keberatan jalur eks kereta api ini dipakai untuk pembangunan fasilitas umum. 

Sehingga pekerjaan pengaspalan jalan dua jalur ini gagal dilakukan. Pemko melakukan lobi ke BUMN agar PT KAI dibawah BUMN bisa menerbitkan izin agar bisa dibangunnya jalan tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved