Breaking News:

Tim Kemenhub Cek Kesiapan Bener Meriah, Terkait Rencana Pembangunan Dry Port

Badan Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI meninjau kesiapan lapangan

Editor: bakri
Dok Diskominfo Bener Meriah
Plt Bupati Bener Meriah, Dailami mendampingi tim Kemenhub RI dalam rangka peninjauan lapangan terkait tindak lanjut usulan kajian pembangunan Dryport Kabupaten Bener Meriah, Kamis (10/6/2021). 

REDELONG - Badan Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI meninjau kesiapan lapangan terkait rencana pembangunan dry port (pelabuhan darat) di Kabupaten Bener Meriah, Kamis (10/6/2021).

Dalam kegiatan itu, tim Kemenhub didampingi oleh Plt Bupati Bener Meriah, Dailami. Mereka adalah Koordinator Kelompok Program dan Evaluasi, Endi Suprasetyo dan anggotanya, Mutharuddin, Yanril Hans Haigman, Hartono, dan Tangguh Wicaksono. Sementara Plt Bupati Bener Meriah didampingi Asisten II, Sofyan, Kadis Perhubungan, Abdul Gani, Kadis PUPKP, Erwin, Kadis Pertanahan, Mahfudha, Kadis Pertanian dan Pangan, Nurisman.

Selain itu, Kepala Bandara Rembele Faizal, Direktur PDAM Tirta Bengi Salman, Kabag Prokopim Ruslan Ramadhan, Kasubag Protokol Teguh Wan Pribadi, dan pejabat lainnya. Rombongan melakukan peninjauan yang dimulai dari kantor dan gudang CV Gayo Mountain Coffee Pante Raya Kecamatan Wih Pesam untuk melihat secara langsung proses penyortiran biji kopi arabika untuk kualitas ekspor dan mengajukan beberapa pertanyaan kepada pekerja dan pimpinan. Hal serupa juga dilakukan kepada Koperasi Permata Gayo Ujung Gele Kecamatan Bukit.

Selanjutnya tim bergerak menuju kebun Percontohan Kopi Gayo (BPTP-Pondok Gajah) dan kebun milik rakyat di Kampung Kenawat- Redelong. Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan untuk melihat langsung infrastruktur jalan dari Bener Meriah menuju Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe, dengan menempuh perjalanan kurang lebih dua jam. Rombongan tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe dan disambut langsung oleh Direktur Pelabuhan Krueng Geukueh Pelindo I Azwar yang didampingi oleh pejabat pelabuhan setempat. Kepada rombongan baik dari Kemenhub RI maupun Pemkab Bener Meriah, Azwar menyampaikan bahwa Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe siap melayani bongkar muat khususnya untuk komoditi ekspor.

"Kita juga sudah memiliki izin serta hal-hal lain untuk mendukung ekspor tersebut termasuk gudang serta fasilitas pendukung lainnya," jelas Azwar. Dari Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe, rombongan langsung menuju Enang-Enang Kecamatan Pintu Rime Kabupaten Bener Meriah melalui Kabupaten Bireuen.

Plt Bupati Bener Meriah, Dailami dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada tim Kemenhub RI bahwa Pemkab Bener Meriah sudah sangat siap dan mendukung penuh pembangunan dry port Bener Meriah. Keberadaan dry port, kata Dailami, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian rakyat, khususnya masyarakat di dataran tinggi Gayo. Karena itu, pemerintah daerah akan melengkapi persyaratan termasuk data yang diperlukan. "Kami juga selalu berkonsultasi dengan pihak provinsi, apalagi terkait dengan infrastruktur jalan dan hal-hal prinsipil lainnya," demikian Plt Bupati Bener Meriah, Dailami.(bud)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved