Breaking News:

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Narkoba 1,1 Ton Jaringan Timur Tengah, 7 Orang Ditangkap

Sebanyak tujuh pelaku berhasil dibekuk pihak kepolisian, dimana dua diantaranya adalah warga negara Nigeria.

Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews.com, Igman Ibrahim
Tim Satgas Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 1,129 ton yang diduga jaringan internasional berasal dari Timur Tengah. 

SERAMBINEWS.COM - Satgas Pengungkapan Kasus Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengagalkan peredaran narkoba berskala besar yang dikendalikan narapidana dari Lapas di Cirebon.

Sebanyak tujuh pelaku berhasil dibekuk pihak kepolisian, dimana dua diantaranya adalah warga negara Nigeria.

Dari tangan kawanan sindikat pengedar narkoba jenis sabu jaringan Timur Tengah dan Afrika ini, polisi berhasil menyita sebanyak 1,129 ton sabu senilai Rp 1,694 Triliun.

Dikutip dari WartaKotalive.com, Senin (14/6/2021), ketujuh pelaku itu adalah NR alias Ali, HA, NW alias DD, AK, AS, CSN, dan UCN.

CSN dan UCN merupakan warga negara Nigeria.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat, selama satu bulan, mulai Mei hingga Juni 2021.

"Pengungkapan dilakukan di empat TKP, dengan total barang bukti sebanyak 1,129 ton sabu," kata Sigit di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).

Sigit Mengatakan, keempat TKP tersebut di antaranya Gunung Sindur, Bogor; Ruko Pasar Modern Bekasi Town Square; Apartemen Basura, Jakarta Timur; dan Apartemen Green Pramuka Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Sigit menjelaskan pada Mei 2021, tim Polres Metro Jakarta Pusat telah melakukan penangkapan terhadap dua orang yang diduga kurir narkoba, yakni NR alias D dan A alias O.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 393 kilogram.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved