Senin, 11 Mei 2026

Hasil Pencarian Aceh Kaya di Google 8,8 Juta, Aceh Miskin 3,6 Juta, Sekjen DPR RI: Bukan Sandaran

Jumlah itu ternyata jauh lebih banyak dibandingkan hasil pencarian dengan menggunakan kata kunci 'Aceh Miskin', yang hanya berjumlah 3,6 juta entri.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
DOK. DPR RI
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar, usai memimpin rakor bersama Sekjen MPR RI dan Sesjen DPD RI beserta jajarannya, di Gedung DPR RI, Selasa (21/4/2020). (DOK. DPR RI) 

SERAMBINEWS.COM - Bukan lagi suatu hal yang asing, sebutan 'Aceh Kaya' memang sejak dahulu sudah sering terdengar dan disematkan pada provinsi yang terletak di paling Barat gugusan pulau Nusantara ini.

Selain julukan 'Seuramo Mekkah' (Serambi Mekah) karena pengaruh agama Islam yang begitu kental di kehidupan masyarakatnya, Provinsi Aceh juga dikenal sebagai daerah yang kaya sejak zaman dahulu.

Hal inilah yang mungkin membuat Aceh, salah satu provinsi yang mendapatkan status 'Daerah Istimewa' dalam UU Nomor 18 Tahun 1965 ini dijuluki sebagai 'Aceh Kaya'.

Julukan itu juga bisa terlihat dari jejak pencarian yang muncul di laman utama hasil pencarian menggunakan mesin pencari Google.

Ketika mengetik kata 'Aceh Kaya' di Google, halaman utama hasil pencariannya akan menampilkan hampir 9 juta lebih entri informasi, atau hasil penelusuran dengan menggunakan kata pencarian tersebut.

Jumlah itu ternyata jauh lebih banyak dibandingkan hasil pencarian dengan menggunakan kata kunci 'Aceh Miskin', yang hanya berjumlah 3,6 juta entri.

Namun, benarkah dua kata kunci itu menggambarkan bagaimana kehidupan Aceh?

Baca juga: Satgas Covid-19 Aceh Gelar Rakor, Ini Penekanan Sekda, Kasdam IM, dan Wakapolda Aceh

Baca juga: Formasi CPNS 2021 di Pemkab Aceh Tenggara,Cuma Dibuka Untuk Tenaga Guru PPPK, Jumlahnya 603 Lowongan

Soal kata pencarian 'Aceh Kaya' yang lebih banyak dari kata 'Aceh Miskin' ini disadari dan diungkapkan oleh Dr Indra Iskandar, salah satu putra Aceh yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, dalam Dialog Aceh bertema "Kiprah dan Diplomasi Diaspora Aceh Menembus Batas Dunia".

Indra Iskandar turut serta hadir bersama ratusan Diaspora Aceh di seluruh dunia dalam dialog yang diadakan oleh Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda pada Minggu (13/6/2021) lalu, dan juga disiarkan langsung oleh Facebook Serambinews.com.

Dialog Aceh bertema "Kiprah dan Diplomasi Diaspora Aceh Menembus Batas Dunia" itu dapat ditonton dalam tayangan siaran langsung di Facebook Serambinews.com berikut.

Sebagai salah satu Diaspora Aceh yang tergabung dalam dialog tersebut, dia pun mengungkapkan pandangannya yang disebut demi harapan untuk "Meneropong Masa Depan Aceh".

"Apabila kita ketik kalimat 'Aceh Kaya' di Google, maka akan ditemukan sebanyak 8.810.000 entri informasi,"

"Sementara itu kalimat 'Aceh Miskin' memiliki 3.660.000 entri informasi di Google," katanya mengawali kesempatan berbicara.

Tangkapan layar hasil penelusuran di Google menggunakan kata kunci 'Aceh Kaya', Selasa (15/6/2021).
Tangkapan layar hasil penelusuran di Google menggunakan kata kunci 'Aceh Kaya' pada Selasa (15/6/2021). (TANGKAPAN GOOGLE)

Sementara itu, lanjutnya, jika menggunakan kata kunci 'Aceh Kreatif', hasilnya penelusurannya ada sekitar 10,5 juta entri informasi.

"Di antara kata 'kaya' dan 'miskin' yang saya ketik secara acak (random) di Google itu, ada sekitar 10.500.000 entri informasi kalimat 'Aceh Kreatif'," sambungnya.

Hasil tangkapan layar penelusuran di Google menggunakan kata kunci 'Aceh Miskin' dan 'Aceh Kreatif' pada Selasa (15/6/2021).
Hasil tangkapan layar penelusuran di Google menggunakan kata kunci 'Aceh Miskin' dan 'Aceh Kreatif' pada Selasa (15/6/2021). (TANGKAPAN GOOGLE)
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved