Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Animo Masyarakat Abdya Mendaftar Naik Haji Tinggi

jumlah jamaah haji asal Abdya yang batal berangkat pada 2020 dan 2021 sebanyak 64 orang. 

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
AFP
Pelaksanaan ibadah umrah secara ketat di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi selama bulan Ramadan 2021. 

Laporan Rahmat  Saputra I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Kementrian Agama (Kemenag) beberapa waktu lalu secara resmi memutuskan kembali tak mengirim jamaah haji pada ibadah haji 1442 Hijriah/ atau Tahun 2021.

Kemudian Arab Saudi juga menyatakan melaksanakan ibadah haji terbatas.

Penundaan ini menjadi yang kedua setelah tahun lalu pemerintah juga tak mengirim jemaah karena pandemi virus corona (Covid-19).

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menag RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jaaamg Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi. 

Baca juga: Baru Dibuka, Sebanyak 450.000 Warga Arab Saudi Mendaftar Sebagai Calon Jamaah Haji 2021

Pasca keluarnya pengumuman itu, tak pula menyurutkan niat warga Abdya untuk melaksanakan rukun Islam ke lima tersebut.

Kakankemeng Abdya, Drs Salihin Mizal MA mengatakan, bahwa pasca pengumuman pembatalan keberangkat haji itu, ramai masyarakat yang mendaftar untuk naik haji.

“Alhamdulillah, animo masyarakat Abdya untuk naik haji sangat tinggi, bahkan sejak pengumuman itu atau 3 Mei sampai hari ini, sudah ada 20 orang yang mendaftar dan menyetor untuk naik haji,” ujar Kakankemeng Abdya, Drs Salihin Mizal MA.

Baca juga: Serangan Wabah Lalat Resahkan Warga Peuribu Aceh Barat, Tidur Siang Harus Pakai Kelambu

Menurutnya, hal tersebut sangat jarang terjadi, bahkan ada informasi beberapa daerah di luar Aceh, mulai menarik uangnya, namun tidak untuk calon jamaah dari bumo sigupai.

“Alhamdulillah, kita sangat bahagia, dan tidak ada jamaah menarik uang yang sudah disetor, malah sebaliknya, ramai yang mendaftar,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, jumlah jamaah haji asal Abdya yang batal berangkat pada 2020 dan 2021 sebanyak 64 orang. 

Baca juga: Jordania Terpilih sebagia Ketua Komite Arab untuk Menghentikan Agresi Israel di Palestina

“Kalau batal berangkat karena meninggal dunia, 3 orang,” katanya.

Ia menyebutkan, jumlah jamaah yang masuk dalam daftar antrian sejak 2011 hingga 2021, mencapai 2.765 orang. 

“Kita berharap, pendemi ini cepat berakhir, sehingga umat muslim bisa menunaikan panggilan Allah SWT ini,” pungkasnya.

Pendaftaran haji  bisa melalui Sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kemenag. Ongkos haji untuk Embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602. (*)

Baca juga: Melanggar Protokol Kesehatan, Tiga Warkop di Idi Rayeuk Disegel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved