Berita Bener Meriah
Pak Jokowi dan Ibu Iriana Sempat Bulan Madu Singkat di Rumah Merah Bener Meriah
Ibu Iriana juga sempat tinggal di Rumah Merah kurang lebih seminggu atau dua minggu, ketika masih pengantin baru bersama lelaki yang kini sudah
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
Ibu Iriana juga sempat tinggal di Rumah Merah kurang lebih seminggu atau dua minggu, ketika masih pengantin baru bersama lelaki yang kini sudah menjadi Presiden Indonesia untuk periode kedua itu.
Laporan Fikar W Eda | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Joko Widodo atau lebih dikenal Jokowi ketika bertugas di Bener Meriah sebagai karyawan perusahaan BUMN PT Kertas Kraft Aceh (KKA) tinggal di Rumah Merah Bener Meriah.
Rumah tersebut merupakan mes karyawan.
Ibu Iriana juga sempat tinggal di Rumah Merah kurang lebih seminggu atau dua minggu, ketika masih pengantin baru bersama lelaki yang kini sudah menjadi Presiden Indonesia untuk periode kedua itu.
Kenangan ini disampaikan kembali oleh Ir Soelistyo, akrab disapa Pak Sulis, salah seorang sahabat Presiden Jokowi saat sama-sama bertugas di KKA.
"Tidak lama setelah menikah, Pak Jokowi membawa serta Ibu Iriana ke Gayo, dan tinggal di Rumah Merah.
Tapi tidak lama, tidak sampai sebulan. Sekitar satu atau dua minggu," kita Pak Sulis di kediamannya di Bener Meriah kepada Serambinews.com, Rabu (16/6/2021)
"Mereka sempat menjalani bulan madu singkat di Gayo," ujar Pak Sulis didampingi istri dan Kepala Dinas Pariwisata Bener Neriah Irmansyah serta tokoh muda Bener Meriah Enal Sagita.
Baca juga: Heboh Oknum Polwan Terseret Kasus Joki Tes Masuk Polri, Terungkap Saat Ada Wajah Baru Ikut Ujian
Baca juga: VIDEO VIRAL Warga Tagih Hasil Tes Swab Petugas di Perbatasan Suramadu, Ini Kata Polda Jatim
Baca juga: Yuk, Simak 13 Makanan Ini Bisa Mencegah Kanker, Baik untuk Dikonsumsi, Ada Brokoli hingga Wortel
Selama bertugas di Gayo, banyak jejak Presiden Jokowi yang masih terlihat kasat mata, seperti kompleks perumahan karyawan KKA, taman arboretum, rumah merah, rumah pengajian dan sebagainya.
"Kita sarankan agar bukti-bukti jejak Pak Jokowi itu dipelihara sebagai tempat bersejarah. Seperti dulu Presiden Soekarno yang memiliki jejak di Ende, Bengkulu, dan sebagainya. Kemudian dijadikan museum," ujar Pak Sulis.
Pak Sulis dan Jokowi merupakan dua dari sembilan karyawan PT KKA yang ditugaskan di Aceh Tengah ketika belum pemekaran jadi Bener Meriah. Mereka datang pada 15 Januari 1986.
Tiga dari sembilan karyawan itu ditugaskan untuk membangun pabrik PT KKA di Lhokseumawe.
Soelistyo dan Presiden Jokowi berserta empat orang lainnya di kirim ke Aceh Tengah untuk melakukan survei potensi dan lokasi pembangunan jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pak-sulis-cerita-kisah-jokowi.jpg)