Breaking News:

Berita Aceh Timur

Berbaktilah kepada Ibu dan Ayah Meski Telah Tiada, Salah Satu Caranya Dengan Berqurban

"Berbaktilah kepada kedua orang tua (ibu dan ayah), walaupun mereka sudah tidak ada," kata khatib dalam khutbah jumat

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
"Berbaktilah kepada kedua orang tua (ibu dan ayah), walaupun mereka sudah tidak ada," pinta Tgk H Abdul Hadi, saat mengisi khutbah shalat Jumat di masjid Agung Darussalihin Idi Rayeuk, Aceh Timur, Jumat (18/6/2021) 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - "Berbaktilah kepada kedua orang tua (ibu dan ayah), walaupun mereka sudah tidak ada," pinta Tgk H Abdul Hadi, saat mengisi khutbah shalat Jumat di masjid Agung Darussalihin Idi Rayeuk, Aceh Timur, Jumat (18/6/2021).

Karena tak lama lagi akan menyambut hari raya Idul Adha, ungkap Tgk H Abdul Hadi, salah satu cara berbakti kepada kedua orang tua yang telah tiada, yaitu dengan cara berqurban.

"Qurbannya berikan kepada Tgk Imum Masjid. Lalu pahalanya, niatkan untuk ibu dan ayah, dan saudara semuslim.

Ini adalah salah satu tanda kita beriman kepada Allah, karena pada hakikatnya hidup ini hanya sementara dan untuk menuju kebahagiaan di alam barzakh," ujar Pimpinan Dayah Raudhatul Huda Al-Aziziyah, Matang Peulawi, Nurussalam, Cabang LPI Mudi Mesra Samalanga, Bireuen, Aceh.

Baca juga: Ini Rukun Kurban, Cara dan Bacaan Niat Penyembelihan Hewan Qurban

Dalam tausiyahnya, Tgk H Abdul Hadi, meminta semua pihak untuk memperhatikan pendidikan anak usia dini.

Hal ini untuk menanamkan nilai-nilai akidah, ibadah dan Akhlakul Karimah sejak dini pada si anak.

Alasan lain, karena di tangan merekalah estafet masa depan bangsa dan negara.

Karena itu perlu diperhatikan pendidikan anak anak sejak di bangku PAUD, untuk menciptakan generasi memiliki karakter, mental, dan Akhlakul Karimah.

Baca juga: Satgas Covid-19, Buka Segel Ketiga Kafe di Aceh Timur

"Perhatikan, akidah akhlaknya. Karena, boleh saja pendidikan itu membuat orang pintar, tapi hanya dengan iman seseorang itu akan benar," kata Tgk Abdul Hadi.

Salah satu contohnya, ungkap Tgk Abdul Hadi, ketika Nabi Ibrahim diusir ayah kandungnya, karena ia secara terus menerus mengajak ayahnya menuju Agama yang benar.

"Kata ayah Ibrahim, jika engkau tak mau berhenti menceramahi saya, maka akan saya lempar kamu. Dan keluar kamu dari rumah ku ini selamanya," kata ayah Ibrahim.

"Tapi bagaimana respon Ibrahim. Ia (Ibrahim), tidak melawan, dan menyikapinya dengan lembut. 
Dan iya, berdoa Ya Allah maafkanlah kesalahan ayahku dan dosa-dosanya," ungkap Tgk Abdul Hadi. (*)

Baca juga: Amerika Serikat Izinkan Turki Jaga Keamanan Bandara Afghanistan, Setelah AS Tarik Seluruh Pasukan

Baca juga: UNHCR Temui Nelayan Aceh Utara yang Tolong Rohingya di Lapas Kelas IIB Lhoksukon

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved