Berita Bireuen
Pintu Air Irigasi Pante Lhong Bireuen Belum Dibuka, Ini Penyebabnya
Belum dibukanya atau saluran untuk mengairi areal persawahan dalam beberapa kecamatan, salah satu lokasi seperti di Paya Kareung dan sekitarnya...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Belum dibukanya atau saluran untuk mengairi areal persawahan dalam
beberapa kecamatan, salah satu lokasi seperti di Paya Kareung dan
sekitarnya, menurut informasi penyebabnya karena ada perbaikan
jaringan irigasi di beberapa tempat.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jadwal turun ke sawah telah ditetapkan oleh Pemkab Bireuen bersama dinas terkait, untuk musim tanam gadu 2021
sejak beberapa waktu lalu dan pembukaan pintu air irigasi mulai 30 Mei
lalu.
Namun menurut sejumlah petani, sampai Jumat (18/06/2021) saluran
Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong Bireuen terlihat belum dibuka, karena
belum dialiri air untuk dapat disuplai ke sawah masyarakat.
Belum dibukanya atau saluran untuk mengairi areal persawahan dalam
beberapa kecamatan, salah satu lokasi seperti di Paya Kareung dan
sekitarnya, menurut informasi penyebabnya karena ada perbaikan
jaringan irigasi di beberapa tempat.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen, M Nasir SP MSM yang
mengatakan, saluran irigasi belum dialiri karena masih ada rehab
jaringan primer dan sekunder dan awal Juli 2021 diperkirakan selesai.
Begitupun kata Kadistanbun, untuk jadwal musim tanam gadu tahun 2021
ditetapkan tidak telat waktu.
Bagi persawahan belum terairi air irigasi saat ini, nantinya dapat menyesuaikan tahapan garap lahan sampai penanaman padi.
Baca juga: VIDEO 3 Nelayan Aceh Penyelamat Rohingya Divonis 5 Tahun, Reaksi Haji Uma Hingga Fadhli Zon
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Fadhli
Amir ST secara terpisah terkait hal tersebut menjelaskan, jadwal
tanam padi musim tanam gadu tahun 2021 sudah dikeluarkan.
Tetapi bukan untuk Daerah Irigasi Pante Lhong, karena irigasinya sedang dilakukan rehab saluran seperti pembersihan sedimen, perbaikan dinding retak, dan rusak akhir Juni 2021 selesai.
Setelah itu baru dapat dibuka pintu air untuk mengairi sawah
menggunakan air di Pante Lhong seperti dalam wilayah Juli, Jeumpa,
Kota Juang, Peusangan, Jangka dan sebagian dalam Kecamatan Kutablang.
"Kami mengharapkan agar masyarakat dapat bersabar dan setelah
perbaikan saluran irigasi selesai, kedepannya kita harap pengairan
lebih lancar lagi, karena memang lagi ada perawatan skala besar untuk
DI Pante Lhong, ditangani Balai Wilayah Sungai Sumatera-1 Aceh,"
terang Fadli Amir. (*)
Baca juga: Elly Bantah Ibunya Meninggal Akibat Covid-19 di Aceh Barat, Hasil Swab Negatif, Begini Kronologisnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/saluran-irigasi-di-kawasan-paya-kareung-di-pinggir-jalan-medan-banda-aceh.jpg)