Breaking News:

Video

VIDEO 3 Nelayan Aceh Penyelamat Rohingya Divonis 5 Tahun, Reaksi Haji Uma Hingga Fadhli Zon

Tiga nelayan yang menjemput seratusan pengungsi Rohingya di tengah laut pada 2020 lalu dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim PN Lhoksukon, Aceh Utara

Editor: Habibi

SERAMBINEWS.COM - Tiga nelayan yang menjemput seratusan pengungsi Rohingya di tengah laut pada 2020 lalu dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim PN Lhoksukon, Aceh Utara.

Dalam sidang pamungkas yang berlangsung secara virtual Senin (14/6/2021), Majelis Hakim menyebutkan para terdakwa melanggar Pasal 120 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian JunctoPasal 55 KUHPidana.

Ketiga terdakwa dalam kasus ini dihukum masing-masing 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, subsidair satu bulan kurungan.

Mereka adalah Faisal Afrizal (26) warga Desa Ulee Rubek Barat Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Abdul Aziz (31) warga Desa Gampong Aceh Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, dan Faisal Afrizal (43) Desa Matang Bayu Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Sebelumnya, mereka dituntut 18 tahun penjara (masing-masing enam tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara.

Vonis masing-masing 5 tahun penjara terhadap tiga nelayan penyelamat Rohingya yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim PN Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (14/6/2021), menimbulkan reaksi dan keprihatinan banyak kalangan.

Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma menilai putusan Majelis Hakim PN Lhoksukon ini sangat berat, dan terkesan tanpa didasari pertimbangan rasa kemanusiaan.

Menyematkan tangkapan layar berita Serambinews.com pada Instagramnya, Anggota DPR RI Fadhli Zon menulis, seharusnya ketiga nelayan Aceh yang telah menyelamatkan pengungsi Rohingya ini diberi penghargaan karena melaksanakan amanat Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab. Bukannya malah dihukum.

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin menilai putusan Majelis Hakim PN Lhoksukon itu tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

Apalagi dalam kasus itu, para nelayan berniat melakukan pertolongan atas nama kemanusiaan bukan dengan tujuan lain.

Sementara Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, meminta para pengacara untuk banding terkait hukuman vonis 5 tahun penjara bagi tiga nelayan Aceh yang menolong Rohingya, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Elly Bantah Ibunya Meninggal Akibat Covid-19 di Aceh Barat, Hasil Swab Negatif, Begini Kronologisnya

Baca juga: VIDEO Viral Seorang Kakek Dijambret Saat Memulung Botol Bekas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved