Breaking News:

Update Corona di Aceh

SAG: Pemulihan Long Covid Otoritas Dokter Ahli

SAG: Pemulihan Long Covid Otoritas Dokter Ahli BANDA ACEH, SERAMBINEWS.COM - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Aceh bertambah 145 orang. Pasien se

Editor: Hari Teguh Patria
SERAMBINEWS.COM/Handover
Saifullah Abdul Gani (SAG), Jubir Covid-19 Aceh 

BANDA ACEH, SERAMBINEWS.COM - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Aceh bertambah 145 orang. Pasien sembuh bertambah 67 orang, dan dua orang meninggal dunia.

Sementara itu, Long Covid-19 gejala lumrah dan hanya dokter ahli yang berhak menetapkan masa pemulihannya. Penetapan di luar otoritas ahli ilmu kedokteran sangat tidak relevan.

Hal tersebut ditegaskan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani melalui keterangan tertulis di Banda Aceh, Jumat (18/6/2021).

“Waktu istirahat untuk pemulihan penyintas Covid-19 yang mengalami gejala Long Covid merupakan otoritas medis, otoritas dokter ahli, pendapat awam sama-sekali tidak relevan dan akal sehat pasti menolaknya,” tutur Juru Bicara akrab disapa SAG itu.

Ia menjelaskan, hasil penelitian Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menemukan setelah empat pekan sejak timbul gejala Covid-19 sampai dinyatakan negatif, masih timbul gejala sisa yang disebut Long Covid tersebut.

Pada laman covid19.go.id (4/6/2021) Kombespol dan Spesialis Paru, yang juga Kepala Bagian Pembinaan Fungsi RS Bhayangkara R. Said Sukanto, dr Yahya, Sp.P memaparkan, sekitar 53,7 persen penyintas Covid-19 merasakan gejala Long Covid selama satu bulan, 43,6 persen satu sampai enam bulan, dan sekitar 2,7 persen merasakan Long Covid lebih dari enam bulan.

Bahkan, pasien 01 Indonesia, Sita Tyasutami yang diungkapkan Presiden Joko Widodo di teras Istana Merdeka, Jakarta (2/3/2020) bercerita keadaan dirinya usai setahun positif terinfeksi virus corona. Kepada media, Sita mengaku mengalami Long Covid dan sudah lima minggu mengalami sakit, kutip SAG.

"Long Covid itu lumrah belaka, bukan sesuatu yang ganjil, dan tak perlu diberi stigma aneh-aneh. Siapa pun bisa mengalaminya," tutur SAG.

Penyebab Long Covid itu, menurut Ahli Virologi Universitas Udayana, Prof. Dr. Igusti Ngurah Kade Mahardika Covid-19 dapat menginfeksi semua jaringan tubuh manusia yang dapat mempengaruhi respon imum seseorang.

Long Covid juga dipicu oleh kondisi psikologis seseorang (pasien), tambah dr Yahya, Sp.P lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved