Breaking News:

Berita Banda Aceh

Terkait Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Buat SIM, Polda Aceh: Itu Hoaks

"Tidak benar informasi itu dan kita nyatakan hoaks," kata Winardy membalas pesan yang dikirim Serambinews.com.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. 

"Tidak benar informasi itu dan kita nyatakan hoaks," kata Winardy membalas pesan yang dikirim Serambinews.com

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memastikan, tidak ada syarat menyertakan sertifikat vaksin Sinovac untuk keperluan pengurusan berbagai hal di kantor polisi, seperti SIM atau SKCK.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy yang dikonfirmasi Serambinews.com, Minggu (19/6/2021) terkait itu dengan tegas membantah informasi tersebut.

"Tidak benar informasi itu dan kita nyatakan hoaks," kata Winardy membalas pesan yang dikirim Serambinews.com.

Dalam beberapa hari terakhir, sebuah informasi terkait sertifikat vaksin jadi syarat pengurusan berbagai keperluan memang sempat beredar, seperti untuk mengurus SIM, SCKC, dan STNK kendaraan.

Polda Aceh sendiri hingga kini, kata Winardy menyatakan tidak membuat aturan seperti itu.

Yang ada, katanya, saat ini Polda Aceh sedang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah.

Baca juga: Busyro Sebut  Jokowi Harapan Terakhir 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Presiden Pernah Bilang Begini

"Saat ini Polri sedang menggalakan vaksinasi dengan Polres sebagai ujung tombak, bekerja sama dengan unsur terkait dan melaksanakan vaksinasi massal di titik-titik yang sudah ditentukan di wilayah polres masing-masing," kata dia.

Polda Aceh terus mengimbau masyarakat, untuk ikut serta dalam vaksinasi serentak ini demi kepentingan bersama yakni terbebas dari Covid-19.

"Kita mengimbau masyarakat untuk mengambil peran mengikuti vaksinasi massal tersebut, karena vaksin sebagai salah satu ikhtiar kita dalam memutus mata rantai Covid-19 dan menimbulkan herd immunity," pungkasnya. (*)

Baca juga: Rapat Disepakati E-Warung Dievaluasi, Ternyata Salurkan Buah Busuk Hingga Sayur tak Segar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved