Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 34,5 Juta Dosis

Saat ini pemerintah masih memprioritaskan vaksinasi Covid-19 pada tenaga kesehatan dan kelompok lanjut usia.

Editor: Taufik Hidayat
KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
Anggota Satpol PP Sumedang teriak histeris saat disuntik vaksin Covid-19, Selasa (2/3/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com(KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah menyuntikkan 34,5 juta dosis vaksin hingga Jumat (18/6/2021), sejak program Vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari lalu.

Menurut data Kementerian Kesehatan, sebanyak 22,45 juta orang telah menerima dosis pertama, kemudian 12,09 juta di antaranya telah mendapatkan dosis kedua dengan jenis vaksin yaitu Sinovac dan AstraZeneca.

Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah tengah mempercepat program vaksinasi di sejumlah daerah.

Setelah membuka akses vaksinasi bagi penduduk berusia 18 tahun di Jakarta, pemerintah juga menerapkan aturan serupa di Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung Raya.

Menurut Nadia, pemerintah mempertimbangkan peningkatan kasus yang cukup signifikan di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pasca-libur Idulfitri.

“Perlu upaya mempercepat pemutusan transmisi Covid-19, salah satunya dengan mempercepat tercapainya herd immunity dengan program vaksinasi Covid-19 bagi semua sasaran di Jakarta dan daerah penyangganya,” kata Nadia melalui pesan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Prabowo: Payung Hukum Pertahanan Indonesia Perlu Diperbarui

Baca juga: Jalur Gaza Kembali Memanas, Bola Api Kembali Dibalas Rudal Jet Tempur Israel

Baca juga: VIDEO - Pesawat Tempur Israel Kembali Bombardir Gaza

Baca juga: Surat Al-Kahfi Ayat 1-10, Lengkap Bertulisan Arab, Latin, Terjemahan Serta Keutamaan Membacanya

Meski demikian, Nadia menuturkan pemerintah akan tetap memprioritaskan vaksinasi pada tenaga kesehatan dan kelompok lanjut usia.

Berdasarkan data hingga Jumat, 100 persen tenaga kesehatan telah divaksin dosis pertama dan 95,47 persen di antaranya telah divaksin dosis kedua.

Sementara itu, angka vaksinasi pada penduduk lanjut usia masih tergolong rendah.

Dari 21,5 juta lansia yang menjadi target vaksinasi, baru 4,18 juta (19,43 persen) orang yang telah menerima dosis pertama dan 2,5 juta (11,61 persen) yang sudah disuntik dosis kedua.

Padahal lansia merupakan kelompok yang paling rentan mengalami kematian akibat infeksi Covid-19.

“Masih banyak lansia yang belum mau divaksin, salah satunya karena ada penyakit penyerta juga masih banyak yang belum paham,” ujar Nadia.

Pemerintah sejauh ini telah melaksanakan program jemput bola untuk mempercepat cakupan vaksinasi pada lansia, misalnya dengan mendatangi panti-panti jompo dan mengadakan program vaksinasi di masjid.(AnadoluAgency)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved