Breaking News:

Kolonel Reki, Aslog Kasdam IM yang Hobi Budidaya Maggot

MUNGKIN banyak orang yang belum mengenal pria kelahiran Bengkulu, pada Februari 1971 ini

Editor: hasyim
FOTO IST
Kolonel Cpl Reki Feriyanto SE 

MUNGKIN banyak orang yang belum mengenal pria kelahiran Bengkulu, pada Februari 1971 ini. Namun kepeduliannya terhadap sosial dan lingkungan tak perlu diragukan lagi. Dialah Kolonel Cpl Reki Feriyanto SE, Asisten Logistik (Aslog) Kasdam IM. Jabatan itu sudah disandangnya sejak tahun 2020 lalu.

Saat ditemui Serambi, Sabtu (19/6/2021), Reki menceritakan kehidupan kecilnya dari bercita-cita menjadi insinyur pertanian sampai tergabung menjadi anggota militer dan kini berpangkat kolonel. Ia juga punya hobi budidaya maggot. Selain itu Reki juga berhasil meracik teh herbal yakni Colonel Teh Rafflesia Herbal, dan menciptakan drum resapan air hujan dan beberapa penemuan lainnya.

Meski berasal dari keluarga yang tak berkecukupan, namun pantang bagi keluarga Reki menadahkan tangan. Bahkan ketika pemberian zakat fitrah, orang tua Kolonel Reki sering mengatakan, “Berikan kepada orang lain yang lebih butuh, kami masih ada benda untuk dimakan”.

Karena didikan tersebut, Kolonel Reki menjadi terbiasa untuk bekerja keras, termasuk berjuang dengan sebaik-baiknya pada profesi yang sudah dipilih. Termasuk dalam hal budidaya maggot yang sekarang ia kelola.

Dikatakan, setelah menyelesaikan pendidikan di SMA, Reki dihadapkan dengan dua pilihan, yakni kuliah pada jurusan pertanian seperti keinginannya atau menjadi anggota militer.

Karena nasehat dari orang tua, Reki memilih menjadi anggota militer, orang tuanya sempat berbicara bahwa jika ia berkuliah, maka adiknya yang lain tidak bisa sekolah, apalagi setelah menjadi sarjana tidak langsung mendapatkan kerja. Karena ada masukan demikian dari orang tua, akhirnya Reki memilih masuk militer dan pada tahun 1995 ia lulus dari AKMIL.

Setelah lulus dari AKMIL, ia ditempatkan pada Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) berkarier pada grup dua di Solo, sampai mendapatkan jodoh orang Solo. 14 Tahun berada di Kopassus, tahun 2013 berdinas pada Pasukan Pengamanan Presiden (PASPAMPRES). Tahun 2020 mendapat tugas menjadi Asisten Logistik Kasdam Iskandar Muda, sehingga ia pindah dari Jakarta ke Aceh.

Menurut Kolonel ini, banyak potensi di Aceh belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga ia memberi perhatian lebih pada potensi alam di Aceh. Apalagi karena sempat mengenyam bangku kuliah di Universitas Bengkulu, Fakultas Pertanian Jurusan Agronomi, hobi dalam mengelola tanaman dan bercocok tanam masih melekat, sehingga pada hari-hari libur dan selesai berdinas, ia menghabiskan waktu melakukan budidaya tanaman di Kompleks Asrama TNI Keraton.

Kolonel Reki yang sudah dikarunia tiga orang anak, mendapatkan izin dari Pangdam dan Kasdam Iskandar Muda untuk menyalurkan hobinya melakukan budidaya. Sebutnya ia berkeinginan memberikan sesuatu nilai positif pada masyarakat Aceh, untuk bisa membudidaya sampah organik dan mengoptimalkan potensi alam yang sangat melimpah di Aceh.

Saat sampai di Aceh  ia sebelumnya belajar sendiri mengenai budidaya maggot, dengan belajar dari YouTube dan Google, namun gagal. Tidak patah semangat, ia mendatangkan sahabatnya dari Medan, Sumatera Utara, ke Aceh untuk belajar secara langsung dari sahabatnya. Usai berhasil membudidaya maggot, beberapa instansi melakukan kerja sama dengan Kodam IM dengan dipandu langsung oleh Kolonel Reki. “Saat ini sudah ada warga yang berhasil melakukan budidaya maggot setelah belajar dari Kompleks Asrama TNI Keraton. Saya merasa senang, banyak warga mendapatkan manfaat, apalagi sampah organik bisa berkurang,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved