Rabu, 6 Mei 2026

Tim Gabungan Razia Waduk

Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan Operasi Yustisi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro

Tayang:
Editor: hasyim
Dokumen Polres Lhokseumawe
Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan Operasi Yustisi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjaring ratusan pengunjung Waduk Lhokseumawe, Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. 

* Ratusan Pengunjung Terjaring

LHOKSEUMAWE - Polres Lhokseumawe bersama tim gabungan Operasi Yustisi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro,  Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 23.00 WIB, melakukan patroli ke Waduk Lhokseumawe. Hasilnya, ratusan pengunjung terjaring dalam razia tersebut.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK MH, melalui Kasubbag Humas, Salman Alfarisi SH MH, Minggu (20/6/2021) mengatakan, personel yang melakukan patroli itu terdiri atas anggota TNI, Polri, Satpol PP dan WH, serta petugas Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan Lhokseumawe. Awalnya, sebut Salman, pertugas gabungan itu mengikuti apel bersana. Setelah itu, langsung berpatroli menuju lokasi waduk.

Sesampai di waduk, petugas langsung menjaring 200-an pengunjung. Lalu,  semua warga dipisahkan antara yang memakai masker dan tak memakai masker. Hasilnya, 18 orang tidak menggunakan masker. Selanjutnya, tim mendata identitas mereka serta melakukan rapid test antigen terhadap warga yang tidak menggunakan masker. "Hasilnya semua negatif," ujar Salman.

Sedangkan bagi warga yang memakai masker, petugas memberi apresiasi. Namun, diharapkan mereka tetap terus mematuhi protokol kesehatan (protkes) dan aturan PPKM seperti instruksi pemerintah. "Kemudian, mereka diminta kembali ke rumah masing-masing," timpalnya.

Setiap malam, tambah Salman, personel gabungan terus mengimbau  masyarakat dan pemilik usaha untuk mematuhi protkes dan PPKM. "Namun, masih saja ada yang tidak mematuhinya," kata Salman. Padahal, menurutnya, PPKM bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman Covid-19.

"Karena itu, patroli tim gabungan operasi Yustisi terus dilakukan setiap malam untuk membubarkan kerumunan, seperti di warung kopi dan tempat keramaian lain yang berpotensi penularan Covid-19," pungkas Salman. (bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved