Breaking News:

Pelayanan Publik

Gedung KUA Blangpidie Dinilai Tak Layak Pakai

Gedung KUA Blangpidie, sangat tidak layak, karena gedung ini sudah berdiri puluhan tahun, dan sudah ada sebelum saya lahir

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/RAHMAT SAPUTRA
Kondisi bangunan Kantor Urusan Agama Kecamatan Blangpidie, Abdya, Selasa (22/6/2021). 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sejumlah keluarga calon pengantin (catin) mengeluahkan kondisi bangunan Kantor Urusan Agama Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (KUA Abdya).

Pasalnya, gedung yang dibangun sejak puluhan tahun lalu itu, dinilai tidak layak pakai dan sempit, sehingga menyulitkan setiap pengunjung yang datang ke KUA tersebut.

Akibatnya saat hari-hari tertentu, sanak famili tidak bisa menyaksikan secara langsung proses sakral ijab kabul anak dan keluarganya.

"Gedung KUA Blangpidie, sangat tidak layak, karena gedung ini sudah berdiri puluhan tahun, dan sudah ada sebelum saya lahir,” ujar salah seorang warga Blangpidie, Syamsul Rizal.

Kemenag Aceh Timur Kumpulkan Kepala KUA dan Penghulu, Harus Bersih dari Korupsi

Mau Nikah? Ini Cara Daftar Nikah di KUA Secara Online, Siapkan Dokumen Ini, Berikut Alurnya

Untuk itu, Syamsul Rizal menilai kantor KUA itu sangat tidak layak dan sudah sepatutnya dibangun baru.

Bahkan, Ijal mengaku, sangat sedih dan kecewa, tidak bisa menyaksikan langsung acara sakral salah satu keluarga, cuma karena ruang yang kecil dan hanya bisa diisi oleh beberapa orang saja seperti kondisi saat ini.

“Saya yang alami langsung, saya sangat dan kecewa, memang saat itu ada tiga catin yang menikah, sehingga ruangan tidak mampu menampung,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta kepala KUA dan Kemenag bisa membangun kembali kantor KUA Blangpidie yang layak, mengingat Kecamatan Blangpidie adalah ibukota kabupaten dan jumlah penduduknya ramai.

"Sudah sangat layak dibangun baru. Ini KUA di ibu kota, harusnya lebih baik dari KUA yang lain, terlebih lokasinya sangat tidak layak lagi dan sangat sulit untuk parkir,” pintanya.

Sementara itu, Kakankemenag Abdya, Drs H Salihin Mizal MA membenarkan bahwa KUA Blangpidie tidak layak pakai dan harus direlokasi.

"Saat ini kita sedang membangun komunikasi dengan Pak Bupati, meminta untuk menghibahkan lahan untuk Kemenang. Alhamdulillah, respons beliau sangat baik, apalagi ini untuk umat,” ujarnya.

Sejauh ini, katanya, ada beberapa lokasi yang dinilai layak untuk dibangun KUA Blangpidie, seperti bekas kantor Puksesmas Blangpidie atau di samping kantor Kemenag Abdya.

“Kita tunggu yang mana diberikan, namun dua lokasi itu sangat representatif dan layak, apalagi lokasi parkir juga luas, sehingga saat terjadi lom akan pengunjung, tidak menimbulkan masalah. Maka kami mohon doanya, agar ini disetujui, dan pelayanan bisa efektif dan maksimal,” pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved