Sabtu, 11 April 2026

Berita Banda Aceh

Tiga Staf ULP Pemerintah Aceh ke Luar dari Ruang Pemeriksaan Penyidik KPK

Tiga dari lima staf Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh, turun dari ruang pemeriksaan penyidik KPK di lantai 3 Kantor Badan Pengawasan...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ MASRIZAL
Staf ULP Pemerintah Aceh ke luar dari ruang pemeriksaan penyidik KPK di lantai 3 Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Selasa (22/6/2021). 

Tiga dari lima staf Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh, turun dari ruang pemeriksaan penyidik KPK di lantai 3 Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Selasa (22/6/2021) sekitar pukul 15.39 WIB.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tiga dari lima staf Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh, turun dari ruang pemeriksaan penyidik KPK di lantai 3 Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Selasa (22/6/2021) sekitar pukul 15.39 WIB.

Ketiganya turun secara bersamaan dan langsung ke luar dari Kantor BPKP Perwakilan Aceh.

Staf yang tidak diketahui namanya itu, terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan.

Sedangkan dua rekannya, masih menjalani pemeriksaan. 

Begitu juga dengan Azhari, mantan kepala Bappeda Aceh dan Bustami Hamzah mantan kepala BPKA.

Bustami Hamzah serta dua pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh juga belum turun dari lantai 3.

Baca juga: Sudah 17 Pejabat Aceh Diperiksa KPK Soal Kapal Aceh Hebat, Begini Tanggapan Jubir Pemerintah Aceh

Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 9.30 WIB pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemeriksaan itu terkait dengan pengadaan Kapal Aceh Hebat 1,2,3 oleh Pemerintah Aceh melalui Dishub Aceh pada tahun 2018. 

Pengadaan ini bertujuan, meningkatkan konektivitas antar kepulauan di Aceh. Saat ini ketiga kapal itu sudah beroperasi. 

Untuk diketahui, KMP Aceh Hebat 1 memiliki bobot 1300 GT melayani lintasan Pantai Barat-Simeulue dibangun selama 470 hari di galangan PT Multi Ocean Shipyard Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. 

Di waktu bersamaan, KMP Aceh Hebat 2 dengan bobot 1100 GT melintasi Ulee Lheue-Balohan dibangun selama 497 hari di galangan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, Madura, Jawa Timur. 

Sementara KMP Aceh Hebat 3 dengan bobot 900 GT untuk lintasan Singkil-Pulau Banyak dibangun selama 497 hari di galangan PT Citra Bahari Shipyard, Tegal, Jawa Tengah.

Sebelumnya KPK sudah memanggil Sekda Aceh, Taqwallah dan Kadishub Aceh, Junaidi ke Gedung KPK beberapa waktu lalu.

Kemarin ada enam pejabat Aceh lainnya yang diperiksa.

Sedangkan hari ini, ada sembilan pejabat Aceh yang diperiksa.

Total pejabat Aceh yang sudah dimintai keterangan oleh penyidik KPK sebanyak 17 orang.(*)

Baca juga: KPK Masih Periksa Azhari dan Bustami di Kantor BPKP Aceh, Dalami Proses Pengadaan Kapal Aceh Hebat 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved