Rabu, 15 April 2026

Internasional

Mesir Siap Bantu Yunani dari Ancaman Kedaulatan Wilayah, Termasuk Migas di Mediterania Timur

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegasan siap membantu Yunani menghadapi segala ancaman terhadap kedaulatannya.

Editor: M Nur Pakar
AP
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menerima Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menjelang pertemuan mereka di Kairo pada Selasa (22/6/2021). 

SERAMBINEWS.COM KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegasan siap membantu Yunani menghadapi segala ancaman terhadap kedaulatannya.

Presiden Mesir berbicara pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis setelah pembicaraan antara kedua pemimpin di Kairo, Selasa (22/6/2021).

El-Sisi menegaskan kembali posisi tegas Mesir di Mediterania Timur,

Terutama mengenai prinsip-prinsip non-intervensi dalam urusan internal, menekankan solidaritas dengan Yunani.

“Hubungan dengan Yunani adalah model kerjasama dan integrasi di tingkat regional, karena Mesir dan Yunani memiliki hubungan persahabatan yang istimewa,” katanya.

Dia menambahkan posisi Mesir di kawasan Mediterania Timur konsisten.

Baca juga: Yunani Kembali Perkuat Hubungan dengan Libya, Sepakat Hadang Turki Kuasai Laut Mediterania Timur

Dia mengharapkan setiap negara menghormati kedaulatan dan wilayah perairan masing-masing.

Seperti diketahui, Turki mulai mengeksplorasi migas di perairan Mediterania TImur yang langsung diprotes oleh Yunani.

Dia juga menekankan perlunya membubarkan milisi di Libya, mengatakan bahwa Mesir dan Yunani sepakat tentang perlunya memulai gerakan politik yang efektif di negara itu.

Setelah keluarnya semua pasukan asing dan tentara bayaran.

El-Sisi dan Mitsotakis juga membahas mendukung Libya dalam melakukan pemilihan pada tanggal 24 Desember yang dijadwalkan.

Kedua pemimpin sepakat tentang perlunya meningkatkan kerjasama tripartit antara Mesir, Siprus dan Yunani, dan untuk mencapai manfaat maksimal dari kerjasama tersebut.

Mereka menekankan pentingnya Forum Gas Mediterania Timur, yang akan membuka prospek kerjasama dan investasi antara negara-negara kawasan di bidang energi dan gas.

Baca juga: Israel Tawarkan Diri pada Turki untuk Kerjasama Terkait Pipa Gas Alam Mediterania Timur

Kedua belah pihak menekankan pentingnya mencapai kesepakatan hukum yang adil dan seimbang tentang pengisian dan pengoperasian Bendungan Renaisans Besar Ethiopia yang dibangun oleh Ethiopia.

Dengan cara yang mencapai kepentingan negara-negara hilir dan menjaga stabilitas regional.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved