Euro 2020
Partai Terakhir Grup E Malam Ini, Slovakia vs Spanyol, Punggawa La Furia Roja Butuh Menang
Bahkan, pelatih Tarkovic mengaku, bakal membuat lapangan tengah Spanyol lebih tenang dan lebih berkualitas.
Bahkan, pelatih Tarkovic mengaku, bakal membuat lapangan tengah Spanyol lebih tenang dan lebih berkualitas.
Slovakia yang lolos ke fase knockout dalam dua putaran final Euro sebelumnya, mengalahkan Polandia pada laga pembuka sebelum takluk kepada Swedia, jarang sekali mengancam gawang kedua lawannya itu.
Tarkovic sadar bakal didikte Spanyol.
Tak banyak yang dia minta dari skuadnya, kecuali bertransisi cepat dari bertahan menjadi menyerang, begitu ada kesempatan, dan memainkan bola selama mungkin untuk merusak ritme Spanyol.
Fakta Spanyol tidak klinis dan ini bakal membuat pemainnya makin tertekan bisa menguntungkan Slovakia.
Pada dua laga terdahulu, Spanyol mungkin masih tak apa seri sehingga tekanan untuk menang tidak sebesar saat ini.
Dan tekanan yang terlalu besar bisa merusak irama permainan Spanyol.
Slovakia bisa melihat hal ini celah untuk memetik poin.
Namun mereka tak mau gegabah dalam menaksir kemampuan Spanyol memenangkan lagi hanya karena tak berhasil dalam dua laga sebelumnya.
“Semua orang terkejut (oleh awal lamban Spanyol) tetapi itu tak berarti apa-apa bagi kami. Jika kami ingin lolos maka kami memerlukan sesuatu dari pertandingan ini,” kata kapten Marek Hamsik yang mengisyaratkan Slovakia bakal mengandalkan pertahanan.(*)
PRAKIRAAN PEMAIN
SLOVAKIA (4-2-3-1): Martin Dubravka; Peter Pekarík, Lubomir Satka, Milan Skriniar, Tomas Hubocan; Juraj Kucka, Patrik Hrosovsky; Lukas Haraslin, Marek Hamsik, Robert Mak; Ondrej Duda
SPANYOL (4-3-3): Unai Simon; Marcos Llorente, Aymeric Laporte, Pau Torres, Jordi Alba; Pedri, Sergio Busquets, Thiago Alcantara; Gerard Moreno, Alvaro Morata, Pablo Sarabia
Hasil dan Klasemen
GRUP E
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/logo-slovakia-vs-spanyol-untuk-laga-terakhir-grup-e.jpg)