Ketua TP PKK Aceh Barat Daya Launching Puspaga Husnul Khatimah
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Barat Daya, Ida Agustina Akmal Ibrahim, melaunching Puspaga
BLANGPIDIE - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Aceh Barat Daya, Ida Agustina Akmal Ibrahim, melaunching Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) setempat, Rabu (23/6/2021).
Acara Lauching Puspaga digelar di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten setempat.
Dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4), Nur Afni Muliana SPd, Kepala BKPSDM, drh Cut Hasnah Nur.
Kepala Perpustakaan dan Arsip, Hj Nurhadisah SPd, dan Kepala Disdukcapil, Jamaluddin serta para Camat dari 9 kecamatan. Puspaga adalah bentuk layananan pencegahan dan promosi dalam peningkatan kualitas keluarga melalui program pendidikan/pengasuhan keterampilan menjadi orang tua.
Layanan ini menjadikan orang tua mampu melindungi anak, meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan program konseling bagi anak dan keluarga.
Puspaga Husnul Khatimah berada di DPMP4 Abdya, khususnya pada Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Maksud dan tujuannya untuk meningkatkan kualitas keluarga yang sejahtera.
Upaya menuju ke arah itu dilakukan oleh tenaga professional, seperti tenaga konselor, baik psikolog atau tenaga profesi bidang psikologi, bimbingan konseling atau pekerja sosial yang telah memahami Konvensi Hak Anak (KHA).
Dilakukan melalui peningkatan kapasitas orang tua/keluarga yang bertanggungjawab terhadap anak dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakukan salah dan penelantaran.
Ketua TP PKK Abdya, Ida Agustina dalam acara launching tersebut berharap kehadiran Puspaga Husnul Khatimah ke depan agar mampu memberikan harapan-harapan baik kepada keluarga sebagai komunitas terkecil dari masyarakat.
Puspaga Husnul Khatimah Abdya ditekankan agar mampu mewujudkan keluarga sebagai tempat pendidikan pertama dan utama dalam sebuah keluarga dengan memahami pendidikan dan pola asuh anak yang baik dan berkualitas.
“Terkait tantangan ini, orang tua saat ini harus lebih memahami pola asuh dan tumbuh kembang anak. Puspaga Husnul Khatimah juga harus mampu mempeberikan perlindungan, meliputi pencegahan, pelayanan dan pemberdayaan,” kata Ketua TP PKK Abdya, itu.
Sementara DPMP4 Abdya, Nur Afni Muliana pada kesempatan itu mengatakan Puspaga memiliki peran sangat penting sebagai media penghubung orang tua dengan anak dalam konteks pengasuhan.
Nur Afni menambahkan, Puspaga merupakan mandat pelaksanaan UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Haerah, bahwa urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan urusan wajib non pelayanan dasar.
Dikatakan, layanan Puspaga berfungsi sebagai One Stop Service/Layanan Satu Pintu Keluarga Holistik Integratif Berbasis Hak Anak. Ada pun layanan yang wajib dimiliki Puspaga adalah layanan konseling/konsultasi dan layanan informasi.(abd/zainun yusuf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-tp-pkk-kabupaten-abdya-ida-agustina-akmal-ibrahim-mela.jpg)