Polisi Tangkap 9 Pelaku Curanmor, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur
Jajaran Polres Aceh Tengah berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi sepanjang bulan
TAKENGON - Jajaran Polres Aceh Tengah berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi sepanjang bulan Mei hingga Juni 2021, dengan jumlah tersangka pelaku sebanyak sembilan orang.
Hal itu, mengemuka dalam Konferensi pers yang berlangsung di Mapolres Aceh Tengah, Rabu (23/6/2021). Para pelaku ini melancarkan aksinya di beberapa titik di wilayah Kabupaten Aceh Tengah. Rata-rata dilakukan di pelataran parkir.
Kesembilan terduga pelaku masing-masing berinisial IS (33) warga Kebayakan, AH (29) warga Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, MH (32) warga Paya Bakong, Aceh Utara, NR (32), warga Rimbo Bujang, Provinsi Jambi, AR (22) warga Karang Baru, Aceh Tamiang.
Selanjutnya, RP (24) warga Seruway, Aceh Tamiang, HW (39) warga Silihnara, Aceh Tengah, MN (46) warga Lawe Sigala-gala Aceh Tenggara dan AM, (14) warga Pegasing, Aceh Tengah.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat dalam konferensi pers tersebut, mengatakan, dari sembilan tersangka itu, satu di antaranya telah dilimpahkan ke pihak Kejari lantaran masih di bawah umur. Begitu juga dengan satu tersangka lainya telah dilimpahkan ke Polres Bireuen lantaran yang bersangkutan memiliki beberapa tindak pidana diwilayah hukum Polres Bireuen.
"Sembilan tersangka ini adalah pelaku yang bermain melakukan tindak pidana di seputaran Aceh Tengah, modus pelaku curanmor menggunakan kunci T," kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Ahmad Arief Sanjaya SH.
Kapolres melanjutkan bahwa pihaknya saat ini masih mengembangkan beberapa kasus pencurian yang telah berhasil diungkap. “Ini merupakan komitmen kami menindak pelaku kejahatan yang meresahkan warga. Termasuk pencurian,” lanjut dia.
Meski polisi berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian sepeda motor, namun Kapolres Aceh Tengah ini tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati memakir kendaraannya dengan menggunakan pengamanan maksimal seperti kunci ganda.
"Ini untuk mengantisipasi meningkatnya kasus pencurian. Terlebih saat ini situasi tengah pandemi, sehingga ekonomi warga terganggu,” pungkasnya.(my)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pencurian-sepmor-di-aceh-tengah-di-parkiran.jpg)