Breaking News:

Internasional

Joe Biden Ejek Pendukung Hak Senjata, 'Anda Butuh F-15 dan Senjata Nuklir' untuk Lawan Pemerintah

Presiden AS Joe Biden mengejek para pendukung senjata yang mengatakan mereka membutuhkan senjata serbu untuk melawan pemerintah:

Editor: M Nur Pakar
AP
Presiden AS Joe Biden menyampaikan kebijakan luar negeri pada Kamis (4/2/2021) dan Kamis (24/6/2021), mengejek pendukung senjata untuk melawan pemerintah. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden mengejek para pendukung senjata yang mengatakan mereka membutuhkan senjata serbu untuk melawan pemerintah:

'Anda membutuhkan F-15 dan mungkin saja beberapa senjata nukli," kata Joe Biden.

Presiden Joe Biden sebenarnya bercanda, orang-orang yang berpikir membutuhkan senjata untuk melawan pemerintah sebenarnya membutuhkan senjata nuklir.

Dalam pidato pada Kamis (24/6/2021), Biden menguraikan rencananya untuk memerangi kekerasan senjata,

Biden mengatakan, "Jika Anda ingin atau jika Anda berpikir Anda perlu memiliki senjata untuk menghadapi pemerintah, Anda memerlukan F-15 dan mungkin beberapa senjata nuklir."

Biden juga mengatakan selalu ada batasan jenis senjata apa yang dapat dimiliki orang secara legal:

Baca juga: Joe Biden Kembali Perkuat Hubungan dengan NATO, Balikkan Kebijakan Donald Trump

"Amandemen Kedua, sejak hari disahkan, membatasi jenis orang yang dapat memiliki senjata dan jenis senjata apa yang dapat Anda miliki," jelas Biden.

"Anda tidak bisa membeli meriam," tambahnya merujuk ke pendukung hak memiliki senjata.

"Intinya selalu ada kemampuan untuk membatasi, membatasi secara rasional, jenis senjata yang bisa dimiliki dan siapa yang bisa memilikinya," kata Biden.

Biden juga mengatakan pemerintahannya akan mengadopsi pendekatan tanpa toleransi terhadap pengedar senjata yang melanggar hukum.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved