Euro 2020

Karena Paul Pogba, Penyelenggara Euro 2020 Setuju Botol Heineken Disingkirkan dari Pemain Muslim

Penyelenggara Kejuaraan Piala Eropa atau Euro telah setuju untuk menyingkirkan botol Heineken dari hadapan pemain Muslim.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
La Octava Sports
Gelandang Prancis Paul Pogba menyingkirkan minuman beralkohol pada sesi wawancara di Euro 2020 

SERAMBINEWS.COM - Penyelenggara Kejuaraan Piala Eropa atau Euro telah setuju untuk menyingkirkan botol Heineken dari hadapan pemain Muslim.

Keputusan itu diambil setelah Paul Pogba menyingkirkan botol Heineken dari atas mejanya selama konferensi pers minggu lalu.

Penyelenggara Piala Eropa melakukan hal tersebut untuk menghindari terulangnya kejadian serupa di mana Paul Pogba menyingkirkan botol minuman dari hadapannya.

Melansir dari Telegraph, Jumat (25/6/2021), kejadian itu terjadi ketika Paul Pogma dinobatkan sebagai man of the match selama kemenangan pembukaan Prancis melawan Jerman.

Baca juga: Euro 2020 - Usai Ronaldo Singkirkan Coca-cola, Giliran Paul Pogba Singkirkan Minuman Beralkohol

Baca juga: VIDEO Usai Ronaldo Singkirkan Coca-cola, Giliran Paul Pogba Singkirkan Minuman Beralkohol

Botol Heineken 0.0 juga tak terlihat di depan rekan setimnya Karim Benzema, yang juga seorang Muslim, selama konferensi pers man-of-the-match-nya, menyusul hasil imbang 2-2 timnya melawan Portugal pada Rabu malam.

Benzema masih tampil di depan papan iklan yang mempromosikan minuman tersebut dan dengan piala man-of-the-match yang disponsori oleh Heineken.

UEFA memperingatkan pekan lalu bahwa mereka akan mulai mendenda tim jika pemain terus memindahkan botol minuman yang disediakan oleh sponsornya selama konferensi pers.

Pemindahan botol minuman dari meja konferensi pers pertama kali dilakukan oleh Cristiano Ronaldo terhadap dua botol Coca Cola.

Hal itu dinilai telah memicu tren para pemain melakukan ‘penyingkiran’ botol minuman dari hadapnnya.

Baca juga: VIDEO Ronaldo Singkirkan Botol Minuman Bersoda di Konfrensi Pers, Pilih Air Mineral Ketimbang Soda

Heineken, yang telah dimintai komentar, mengatakan setelah insiden Paul Pogba menjadi pukulan bagi mereka terhadap minuman beralkohol.

Namun, mereka juga mengkampanyekan mengurangi minuman beralkohol dan menggantinya dengan meminum bir yang bebas dari alkohol.

“Jauh dari mempromosikan konsumsi alkohol, Heineken 0.0 membantu konsumen mengurangi asupan alkohol mereka, memungkinkan mereka untuk mengganti bir bebas alkohol yang rasanya enak jika cocok untuk mereka, memberikan konsumen kami pilihan yang lebih besar,” katanya.

Sebelumnya, pada saat menghadiri konferensi pers pasca-laga, Paul Pogba tampak tidak senang ketika melihat botol bir Heineken diletakkan di meja.

Pogba kemudian langsung memindahkan botol bir Heineken tersebut ke kolong meja agar tidak lagi terlihat.

Bintang Manchester United itu tidak berkata apa pun ketika memindahkan botol bir tersebut.

Baca juga: Viral Video Cristiano Ronaldo Geser Botol Coca-Cola Jelang Laga Euro 2020, Begini Respon Perusahaan

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab atau alasan Paul Pogba memindahkan botol bir Heineken dari meja konferensi pers.

Namun, banyak kalangan menilai tindakan itu didasari oleh keyakinan Paul Pogba yang beragama Islam.

Cristiano Ronaldo Dilempari Botol Coca Cola

Beberapa hari setelah menyingkirkan botol Coca-Cola, Cristiano Ronaldo harus mendapatkan lemparan botol Coca Cola dari penonton di stadion.

Beruntung, pemain bernomor punggung 7 itu dapat mengelak untuk menghindari terkena lemparan sebotol minuman Coca Cola saat ia merayakan gol untuk Portugal melawan Prancis.

Pekan lalu, Ronaldo menimbulkan kontroversi ketika dia menyingkirkan dua botol Coca-Cola selama konferensi pers pra-pertandingan Portugal.

Cristiano Ronaldo menyingkirkan minuman soda saat konferensi pers jelang laga Hungaria vs Portugal Euro 2020.
Cristiano Ronaldo menyingkirkan minuman soda saat konferensi pers jelang laga Hungaria vs Portugal Euro 2020. (IST)

Ia berkata: "Minumlah air."

Coca-Cola adalah salah satu sponsor terbesar Euro 2021 dan tindakan Ronaldo itu telah merugikan perusahaan sebesar 2,8 miliar poundsterling (Rp56,3 triliun).

Karena Coca-Cola adalah salah satu minuman utama yang dijual di stadion selama Piala Eropa, penggemar yang haus memiliki sedikit pilihan selain membeli minuman tersebut. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Tak Sengaja Tanam Pohon Mangga Termahal di Dunia hingga Berbuah, Pemuda Ini Langsung Kaya Mendadak

Baca juga: Obat Cacing Ivermectin Disebut Jadi Obat Terapi Covid-19, Ternyata Corona Bisa Hilang Pakai Cara Ini

Baca juga: Five Vi Ungkap Alasannya Ubah Penampilan 180 Derajat, Takut dan Malu Lihat Fotonya Duli

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved