Breaking News:

Kisah Keluarga Nelayan Aceh yang Jemput Rohingya, Istri Faisal Menangis Saat Terima Bantuan

Nurul Hidah (39) tak kuasa membendung kesedihannya ketika staf anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma datang ke rumahnya

Editor: bakri
SERAMBI/JAFARUDDIN
Utusan Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma menyerahkan bantuan kepada anaknya nelayan Aceh, Rabu (23/6/2021). 

Nurul Hidah (39) tak kuasa membendung kesedihannya ketika staf anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma datang ke rumahnya di Desa Matang Bayu, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Rabu (23/6) sore. Tujuan staf yang diwakili Hamdani alias Matnu bersama relawan untuk mengantarkan bantuan dari Haji Uma.

Saat itu, Nurul Hidah sedang duduk pintu rumah sambil memangku anaknya bungsunya, Ahmad Maulidin yang berusia delapan bulan. Nurul adalah Istri Faisal Afrizal (46) satu dari tiga nelayan Aceh yang divonis lima tahun penjara oleh hakim, dalam kasus keimigrasian. Karena, Faisal pada tahun 2020 menjemput Rohingya di tengah laut.

Hamdani menyerahkan bantuan peralatan sekolah berupa sepatu, seragam, tas, dan alat tulis.  Selain itu, juga menyerahkan bantuan kepada anak sulung, Muhammad Ikram (15) yang sedang menempuh pendidikan di salah satu dayah di Aceh Utara.

“Kedatangan saya ke sini untuk mengantarkan bantuan dari Tgk Sudirman atau yang lebih dikenal Haji Uma. Karena, saat ini beliau sedang berada di Jakarta,” ujar Hamdani. Haji Uma, kata Hamdani, berpesan kepada Nurul Hidah supaya terus berdoa dan terus membimbing anak-anaknya, sehingga pendidikan tidak terhenti.

Nurul Hidah mengaku sampai sekarang mengaku sangat sedih tidak tahu cara memberi jawaban, ketika anaknya yang masih berusia lima tahun terus menanyakan ayahnya. “Mak kenapa ayah sampai sekarang belum pulang dari laut, padahal sudah lama sekali ayah pergi,” ujar Nurul Hidah meniru pertanyaan anaknya.

Saat mendengar pertanyaan tersebut, Nurul mengaku shock dan tak bisa bisa menjawab apa-apa lagi. “Saya tidak bisa menahan tangis kalau dia bertanya keberadaan ayahnya. Selama ini, dia selalu dibawa kemanapun ayahnya pergi, sehingga dia terus menerus bertanya. Dia merasa sangat kehilangan,” ungkap Nurul Hidah.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved