Breaking News:

Segmen Batas Kota Langsa-Aceh Timur dan Kota Langsa-Aceh Tamiang Disepakati

Setelah 20 tahun terbentuknya Kota Langsa berdasarkan UU Nomor 3 tahun 2001, kesepakatan penyelesaian batas daerah antara Kota Langsa

Editor: bakri
Segmen Batas Kota Langsa-Aceh Timur dan Kota Langsa-Aceh Tamiang Disepakati
FOTO HUMAS PEMKO LANGSA
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, Bupati Aceh Tamiang, Mursil SH MKn, Sekda kabupaten Aceh Timur, Ir. Mahyuddin, MSi, Plh Dirjen Administrasi Kewilayahan, Dr. Drs. H. Suhajar Diantoro, M.Si, Asisten Pemerintahan Setda Aceh, Dr. M. Ja’far, SH, M.Hum, dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh, Drs. Syakir, M.Si, usai penadantangan batas daerah 3 kabupaten/kota ini.

LANGSA - Setelah 20 tahun terbentuknya Kota Langsa berdasarkan UU Nomor 3 tahun 2001, kesepakatan penyelesaian batas daerah antara Kota Langsa dengan Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa dengan Kabupaten Aceh Tamiang akhirnya ditandatangani oleh ketiga daerah. Penandatanganan berita acara kesepakatan tersebut berlangsung di Aula Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, di Jakarta, pada Jumat (25/6/2021).

Dari Pemko Langsa hadir langsung mendatangani Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, dari Pemkab Aceh Tamiang Bupati Aceh Tamiang, Mursil SH MKn, dari Pemkab Aceh Timur diwakili Sekda, Ir. Mahyuddin, MSi. Penandatangan ini disaksikan oleh Plh Dirjen Administrasi Kewilayahan, Dr. Drs. H. Suhajar Diantoro, M.Si, Asisten Pemerintahan Setda Aceh, Dr. M. Ja’far, SH, M.Hum, dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh, Drs. Syakir, M.Si.

Penyelesaian batas daerah ini sebagai tindak-lanjut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2021, tentang Penyelesaian Ketidaksesuaian Tata Ruang, Kawasan Hutan, Izin dan/atau Hak Atas Tanah, yang mendorong percepatan penyelesaian batas daerah Se-Indonesia hingga bulan Juli 2021.

Pembahasan batas daerah ini tentunya tidak terlepas dari peran UMARA (Usman Abdullah, SE dan Dr. H. Marzuki Hamid, MM) yang merupakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa Periode 2012-2017 dan 2017-2022. Umara terus berupaya membangun komunikasi baik dengan Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Tamiang agar segera dilakukan pembahasan untuk penyelesaian batas daerah ini.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, S.E, didampingi Sekdako Langsa, Ir. Said Mahdum Majid, Kabag Pemerintahan, Khairul Ikhsan, SSTP, menyampaikan, dengan selesainya batas daerah ini ke depan tidak ada persoalan batas daerah lagi antara Pemko Langsa dan Pemkab Aceh Tamiang serta Pemko Langsa dan Pemkab Aceh Timur.

Dirinya beserta seluruh Jajaran Pemko Langsa mengucapkan rasa syukur serta terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam percepatan penyelesaian batas daerah ini. “Kami juga berharap bahwa dengan selesainya batas daerah ini akan memberikan manfaat positif bagi kelancaran dan kepastian urusan pemerintahan dan masyarakat, antara lain dalam urusan di bidang kependudukan, pembangunan daerah, pertanahan, pengelolaan aset pertanahan, tata ruang, dan perizinan,” tutup Usman Abdullah. (*zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved