Breaking News:

Wakil Walikota Langsa : Money Politik, Masalah Yang Harus Ditanggapi Bawaslu

Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, mengatakan, ada berapa masalah yang harus ditanggapi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)

Editor: bakri
Wakil Walikota Langsa : Money Politik, Masalah Yang Harus Ditanggapi Bawaslu
FOTO HUMAS PEMKO LANGSA
Pimpinan Bawaslu RI, Rahmat Bagja, SH.LL.M bersama Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM , Ketua DPRK Langsa, Zulkifl i Latief, Deputi Bawaslu RI, Ketua Panwaslih Aceh, Faizah, dan lainnya menabuh Rapa’i tanda diresmikannya SKPP tingkat dasar 2021.

LANGSA - Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, mengatakan, ada berapa masalah yang harus ditanggapi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yaitu menyangkut money politik. “Money Politik (politik uang) di Pemilu menjadi masalah yang harus ditanggapi serius oleh Bawaslu,” kata Marzuki Hamid, pada pembukaan peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipasi (SKPP) Bawaslu, di Hotel Harmoni Langsa, Kamis (24/6/21) malam.

Marzuki menjelaskan, sekarang saja sudah ada pihak tertentu yang menyampaikan bahwa akan mengirimkan uang untuk memenangkan pasangan mereka di Pemilu-Pemilukada Aceh di masa akan datang.

“Itu salah satu contoh perilaku pihak-pihak yang ingin memenangkan Pemilu dengan cara kotor, money politik,” ungkapnya. Marzuki Hamid berharap money politik atau politik kotor itu tidak terjadi pada Pemilukada ke depan. Karena bila itu terjadi, rusaklah bangsa dan negara ini.

Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota juga mengajak peserta SKPP menjadi kader yang berkualitas dan berkeadilan demi masa depan demokrasi bangsa Indonesia. “Dengan menghasilkan orangorang yang baik, negara dan daerah juga akan semakin baik dalam berbagai aspek di masa akan datang,” ujarnya. Namun sebaliknya, tambah Marzuki, jika proses dan tahapan Pemilu tidak diawasi dengan baik, tentu akan terjadi kecurangan.

Pada akhirnya akan mengakibatkan tatanan demokrasi bangsa Indonesia ini kian mundur dan jauh dari harapan. “Melalui SKKP tingkat dasar yang diselengarakan Bawaslu ini semoga dapat mengantarkan pemilu yang berkualitas, bebas, langsung, jujur dan adil,” ungkapnya. Salah satu Pimpinan Bawaslu RI, Rahmat Bagja SH. LL. M, menitip harapan kepada peserta SKPP dari 6 kabupaten kota yang mengikuti Sekolah Kader Pengawasan Partisipasi atau SKPP ini.

Dia berharap, semoga dengan adanya SKPP bisa memperbaiki demokrasi Indonesia agar dapat lebih baik lagi. “Kami juga menitip masa depan demokrasi Negara Indonesia di pundak anda semua,” tutup Rahmat Bagja. Sekolah Kader Pengawasan Partisipasi (SKPP) tingkat dasar tahun 2021 diikuti 100 peserta dari 6 kabupaten kota, yaitu Kota Langsa, Aceh Tamiang, Aceh timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen. (*/zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved