Senin, 13 April 2026

Update Corona di Aceh

Kasus Covid-19 Tambah 59 Orang, Meninggal Mingguan Meningkat

SAG menuturkan, risiko meninggal dunia pasien terkonfirmasi Covid-19 dipengaruhi banyak faktor. Selain faktor usia, penyakit penyerta, dan juga faktor

Penulis: Subur Dani | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Jubir Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani memberi keteragan pers terkait perkembangan kasus covid-19 di Aceh. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus baru terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi sebanyak 59 orang, pasien sembuh bertambah 40 orang, dan empat orang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus meninggal minggu terakhir, menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG mencapai 50 orang di Aceh, lebih tinggi dari minggu lalu sebanyak 39 orang.

“Kasus meninggal dunia mingguan meningkat dibanding minggu lalu,” kata SAG, Senin (28/6/2021).

SAG menuturkan, risiko meninggal dunia pasien terkonfirmasi Covid-19 dipengaruhi banyak faktor. Selain faktor usia, penyakit penyerta, dan juga faktor penanganan medis.

Bertambah Lagi 6 Pasien Positif Corona di Aceh Barat, 4 Dirawat di RSUD Cut Nyak Dhien, Ini Totalnya

Pasien Positif Covid-19 Bertambah 9 Orang Lagi, Ini Jumlah Total Kasus Corona di Aceh Barat

Kasus-kasus yang berakhir fatal, meninggal dunia, umunya karena faktor usia dan memiliki penyakit penyerta (komorbit), seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, atau diabetes, dan faktor keterlambatan penanganan karena datang ke fasilitas kesehatan ketika penyakitnya sudah memasuki stadium lanjut, jelasnya.

Sebenarnya, lanjut SAG, tujuan dari testing dan tracing dalam strategi penanganan Pandemi Covid-19, selain untuk memutuskan rantai penularan virus corona di dalam masyarakat juga untuk memperkecil risiko meninggal dunia.

Berdasarkan hasil testing dan tracing tersebut segera diketahui bila seseorang sudah terinfeksi virus corona meski belum muncul gejala, dan segera mendapatkan penanganan secara medis (treatment).

“Semakin cepat terdeteksi Covid-19 pada diri seseorang, akan semakin kecil risikonya berakhir fatal, meninggal dunia,” ujar Juru Bicara yang juga Magister Kesehatan Masyarakat itu.

Selanjutnya ia menghimbau masyarakat untuk tidak menghindari tim surveilance kesehatan kecamatan yang melakukan testing dan tracing ke gampong-gampong. "Tugas mereka untuk melakukan deteksi dini kasus Covid-19 dan pengobatan dini bagi yang terkonfirmasi positif sudah terinfeksi virus corona," tambahnya.(*)

Baca juga: Amel Ungkap Pesan Menyentuh Usai Bertemu Ibunda Nike Ardilla, Dari Pemalu dan Pendiam Jadi Terkenal

Baca juga: Mengira Rumah Terbakar, Warga Telepon Petugas, Lalu Pemadam Datang dan Temukan Dukun Sedang Beraksi

Baca juga: VIDEO VIRAL Driver Ojol Kuliah Online Sambil Antar Pesanan Mengaku Dimaklumi Dosen, Begini Kisahnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved