Selasa, 21 April 2026

Internasional

Bentrokan Pecah Saat Israel Bongkar Pertokoan Warga Palestina di Silwan, Jerusalem Timur

Israel menghancurkan sebuah toko warga Palestina di lingkungan Silwan, Jerusalem Timur pada Selasa (29/6/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga Palestina menggelar demonstran, menentang penggusuran rumah warga Palestina di Sheikh Jarrah, Jerusalem Timur 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Israel menghancurkan sebuah toko warga Palestina di lingkungan Silwan, Jerusalem Timur pada Selasa (29/6/2021).

Hal itu memicu bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa yang menuduh pihak berwenang melakukan diskriminasi penegakan izin bangunan di kota suci.

Orang-orang Palestina mencari Jerusalem Timur, yang direbut Israel dalam perang tahun 1967, untuk sebuah negara masa depan.

Israel menganggap seluruh Jerusalem sebagai ibu kotany, status yang tidak diakui secara internasionaldan telah mendorong pemukiman Yahudi di sebagian besar wilayah Palestina.

Sebuah buldoser yang dikawal oleh polisi Israel meratakan toko daging Harbi Rajabi di lingkungan yang diabaikan di Masjid Al-Aqsa, tempat suci ketiga dalam Islam dan situs paling sensitif dalam konflik Israel-Palestina.

Toko itu adalah salah satu dari setidaknya delapan properti yang menurut penduduk akan dibongkar.

Baca juga: Tawuran Pecah di Jerusalem, Warga Palestina dan Pemukim Yahudi Saling Lempar Batu

Penduduk mengatakan banyak yang telah berada di sana selama beberapa dekade, bahkan sebelum 1967.

Pihak berwenang telah mengalokasikan tanah untuk taman dan mengatakan toko-toko dan rumah telah dibangun secara ilegal.

Mahmoud Basit yang menjalankan tukang jagal mengatakan kepada Reuters 14 anggota keluarga bergantung pada pendapatan dari sana.

“Kami tidak punya cara lain untuk menghidupi keluarga kami,” kata Basit.

Dia menambahkan harus mencari pekerjaan baru dari awal.

Wakil Walikota Jerusalem, Arieh King mengatakan sekitar 20" bangunan di Silwan yang disebut Israel dengan nama Ibrani Shiloach telah menerima perintah pembongkaran.

Sekitar 60 bangunan lain di sana melanggar undang-undang zonasi Israel, katanya kepada Reuters, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Kaum Nasionalis Yahudi Buat Ulah di Jerusalem Timur, Warga Palestina Geram

Warga Palestina di Silwan mengatakan hampir tidak mungkin mendapatkan izin bangunan.

Mereka melihat pembongkaran dirancang untuk mengusir mereka dari Yerusalem.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved