Selasa, 12 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Targetkan Jadi Pusat Logistik Global, Menghubungkan Tiga Benua

Kerajaan Arab Saudi menargetkan pusat logistik global yang menghubungkan langsung tiga benua, Asia, Eropa dan Afrika.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Neom.com
Kota cerdas NEOM akan dibangun di Provinsi Tabuk, Arab Saudi 

Putra Mahkota Mohammed mengatakan strategi itu juga bertujuan untuk memindahkan Arab Saudi ke posisi kelima secara global dalam hal jumlah penumpang transit.

Dengan meningkatkan jumlah tujuan internasional yang dilayani oleh negara itu menjadi lebih dari 250 dan meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru.

Keberhasilan pelaksanaan proyek-proyek ini akan membantu sektor lain, seperti haji, umrah dan pariwisata, untuk mencapai tujuan mereka sendiri untuk perbaikan dan pertumbuhan.

Strategi baru tersebut juga berupaya meningkatkan kapabilitas sektor kargo udara dengan menggandakan kapasitasnya menjadi lebih dari 4,5 juta ton.

Mengenai rencana transportasi laut, putra mahkota mengatakan:

“Strategi ini memungkinkan kami untuk mencapai kapasitas lebih dari 40 juta kontainer per tahun.”

Dia menambahkan termasuk investasi terkait dalam mengembangkan infrastruktur pelabuhan dan meningkatkan integrasi dengan sektor logistik.

Serta memperluas konektivitas dengan jalur pelayaran internasional dan meningkatkan integrasi dengan jaringan kereta api dan jalan.

Dimana akan berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi ekosistem transportasi dan ekonomi.

Dia mengatakan kereta api saat ini menyediakan layanan penumpang dan barang melalui jaringan jalur sepanjang 5.330 kilometer.

Baca juga: Arab Saudi Buka Kembali Tujuh Masjid, Seusai Disterilisasi dari virus Corona Jamaah

450 Km di antaranya adalah kereta api berkecepatan tinggi Haramain antara Mekkah dan Madinah, proyek transportasi berkecepatan tinggi terbesar di wilayah tersebut.

Strategi baru ini akan menambah panjang total jaringan kereta api menjadi sekitar 8.080 km.

Termasuk proyek jembatan darat yang akan membentang lebih dari 1.300 km, menghubungkan pelabuhan Kerajaan di pantai Teluk Arab dengan pantai Laut Merah.

Akan memiliki kapasitas untuk mengangkut lebih dari 3 juta penumpang dan 50 juta ton barang per tahun, membuka peluang baru di daerah yang dilaluinya.

Diharapkan dapat meningkatkan indeks kinerja logistik Kerajaan sehingga masuk dalam 10 besar negara di dunia.
Dengan menyediakan pasar terbuka bagi operator dan investor di bidang perkeretaapian.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved