Internasional
Junta Militer Myanmar Bebaskan 700 Demonstran Anti Kudeta dari Penjara Yangon
Junta Militer Myanmar membebaskan tahanan sebanyak 700 orang dari penjara Insein Yangon pada Rabu (30/6/2021).
Dia dituduh melakukan serangkaian pelanggaran mulai dari penyuapan dan melanggar protokol virus Corona.
Termasuk memiliki radio dua arah secara ilegal dan hasutan untuk melakukan kejahatan terhadap negara, tuduhan yang ditolak pengacaranya.
Baca juga: Pemimpin Myanmar Terguling Aung San Suu Kyi Diadili; Para Kritikus Sebut Tuduhan Palsu
Militer mengatakan pihaknya mengambil alih kekuasaan setelah menuduh partai Suu Kyi melakukan manipulasi pemungutan suara.
Sehingga, membawanya ke tampuk kekuasaan dalam pemilihan November 2020.
Padahal, komisi pemilihan saat itu menolak pengaduannya.
NLD mengatakan menang secara adil.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/demo-bertopeng-di-myanmar.jpg)