Breaking News:

Internasional

Organisasi Muslim Italia Meluncurkan Jaringan Anti-Islamofobia

Persatuan Komunitas dan Organisasi Islam di Italia (UCOII) meluncurkan penggalangan dana untuk mendirikan Jaringan Anti-Islamofobia Italia (NIA).

Editor: M Nur Pakar
SCOTT BARBOUR/GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Seorang pemrotes dalam aksi menuntut mundurnya Senator Australia, Fraser Anning, dan mengajak bersatu melawan rasisme dan Islamofobia, membawa papan kertas yang bertuliskan "Saya akan menikahi egg boy", merujuk pada pemuda asal Melbourne, Will Connolly, yang melemparkan telur ke Anning. 

SERAMBINEWS.COM, ROMA - Persatuan Komunitas dan Organisasi Islam di Italia (UCOII) meluncurkan penggalangan dana untuk mendirikan Jaringan Anti-Islamofobia Italia (NIA).

Hal itu untuk melawan sentimen anti Muslim di 'Negeri Pizza' tersebut yang terus meluas.

Jaringan tersebut akan mengumpulkan laporan tentang Islamofobia melalui portal online dan para ahli di lapangan.

Kelompoak itu juga akan meluncurkan kampanye komunikasi dan akan mengembangkan acara pelatihan lokal melawan Islamofobia di Italia.

Menurut sebuah penelitian yang dikutip oleh UCOII, 65 persen Muslim Italia mengaku telah mengalami kekerasan, prasangka atau diskriminasi.

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa perempuan adalah korban yang paling terpengaruh.

Baca juga: VIDEO - Pertemuan Para Menteri Luar Negeri G20 di Matera Italia

“Misalnya, jika mereka memakai simbol agama, mereka sering menjadi sasaran agresi verbal di depan umum dan ujaran kebencian di media sosial," jelasnya.

Ditambah lagi, mereka mengalami kesulitan dalam mengakses pasar tenaga kerja, katanya.

UCOII bekerja sama dengan Chi Odia Paga (Who Hates Must Pay).

Sebuah perusahaan Italia yang berspesialisasi dalam memerangi ujaran kebencian, menguntit dan balas dendam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved