Berita Banda Aceh
50.869 Tenaga Kesehatan Se-Aceh Sudah Divaksinasi Tahap I, Tersisa 5.601 Lagi yang belum, Kok Bisa?
Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, para tenaga kesehatan atau nakes menjadi fokus utama vaksinasi.
Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, para tenaga kesehatan atau nakes menjadi fokus utama vaksinasi.
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Vaksinasi Covid-19 di Aceh sudah dimulai sejak Januari 2021 dan masih berlangsung hingga ini.
Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, para tenaga kesehatan atau nakes menjadi fokus utama vaksinasi.
Tak heran, hingga saat ini dari total 56.470 nakes sudah 50.869 di antaranya atau 90,2 persen telah menerima suntikan vaksinasi Covid-19 tahap I ini.
Namun, hingga kini masih tersisa 5.601 lagi tenaga kesehatan se-Aceh belum menjalani vaksinasi tahap I. Kok bisa?
Serambinews.com belum memperoleh jawaban pasti terkait hal ini, tapi bisa jadi di antara para nakes yang belum menjalani vaksinasi tahap tahap I mungkin sedang hamil, menyusui, dan berbagai alasan lainnya.
Baca juga: Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 di Aceh Besar Anak Usia 12-17 Tahun
Soal jumlah tenaga kesehatan di Aceh yang belum disuntik vaksin Covid-19 ini terungkap dalam rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Aceh dipimpin Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.
Rapat ini berlangsung di Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Jumat (2/7/2021).
Dalam Rakor ini, Gubernur Aceh menyebutkan hingga Kamis (1/7/2021), sebanyak 401.964 orang Aceh telah menerima suntikan vaksinasi Covid-19.
Sebanyak 50.869 di antaranya adalah tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi tahap I.
Gubernur memang tak menyebut jumlah nakes di Aceh yang belum disuntik vaksinasi tahap I.
Namun, dengan menyebut jumlah nakes se-Aceh yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 sebanyak 56.470 orang dan yang sudah melakukan vaksinasi tahap I ini 50.869 orang atau 90,2 persen, artinya masih ada yang belum.
Tepatnya masih tersisa 5.601 lagi yang belum disuntik vaksinasi tahap I.
Baca juga: Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Aceh Singkil Capai 77,56 Persen
Kemudian sebanyak 44.428 nakes atau sebesar 78,7 persen telah menerima suntikan vaksin tahap kedua.
Tak hanya para nakes, petugas pelayanan publik juga menjadi sasaran vaksinasi.
Selain sebagai upaya melindungi masyarakat yang akan menerima pelayanan, vaksinasi kepada para petugas public juga menjadi sarana edukasi dan sosialisasi yang efektif kepada masyarakat.
Gubernur Aceh juga mengatakan, sebagaimana diketahui, berbagai cerita bohong atau hoaks telah menimbulkan keresahan dan keengganan masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi.
Namun dengan keteladanan dari para petugas pelayanan publik, saat ini antusiasme masyarakat untuk ikut vaksinasi sangat tinggi.
Saat ini, dari total 478.489 petugas publik yang tersebar di seluruh Aceh, sebanyak 338.554 orang atau sebesar 70,8 persen telah menerima suntikan vaksin tahap pertama.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Aceh Tamiang Berhadiah TV Hingga Sepeda Motor
Kemudian 83.747 atau sebesar 17.5 persen telah menerima suntikan vaksin tahap kedua.
Pemerintah Aceh juga sedang menggiatkan vaksinasi bagi para lansia.
Sebagaimana diketahui, lansia adalah kelompok rentan.
Saat ini dari total 435.651 lansia di seluruh Aceh, sebanyak 12.541 orang atau sebesar 2,9 persen yang menerima suntikan vaksin tahap pertama dan 2.610 orang atau sebesar 0,6 persen yang menerima suntikan vaksinasi tahap kedua.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda yang telah secara bersama-sama mendukung upaya sosialisasi pencegahan covid-19 di seluruh Aceh dan gerakan vaksinasi yang telah dan masih terus berlangsung.
“Apresiasi kami kepada semua pihak dan Forkopimda, kepada Pangdam dan seluruh jajaran, kepada Kapolda dan seluruh jajaran, kepada Kajati dan jajaran serta semua pihak yang telah turut menyhukseskan seluruh upaya sosialisasi pencegahan dan vaksinasi Covid-19.
Terima kasih dan apresiasi saya selaku kepala Pemerintahan Aceh juga saya sampaikan kepada seluruh vaksinator yang hingga saat ini masih terus bekerja keras hingga gerakan vaksinasi selesai nantinya,” kata Nova.
Baca juga: Jubir: Vaksinasi Covid-19 di Aceh Menuju Herd Immunity

Gencar vaksinasi ke seluruh pelosok Aceh
Seperti diberitakan Serambinews.com, Jumat, 2 Juli 2021 malam, Pemerintah Aceh terus melakukan upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.
Termasuk yang sedang gencar dilakukan adalah sosialisasi vaksinasi ke seluruh pelosok di Aceh.
Hingga saat ini, total warga Aceh yang sudah divaksin Covid-19 sebanyak 401.964 orang.
Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Aceh yang dipimpin Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Jumat (2/7/2021).
Dalam rapat tersebut, Gubernur menyebutkan hingga Kamis (1/7/2021), sebanyak 401.964 orang Aceh telah menerima suntikan vaksinasi Covid-19.
Rakor yang berlangsung dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat tersebut, diikuti Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Achmad Marzuki, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Raden Purwadi.
Kemudian Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH serta para Ketua Bidang Satgas Penanganan Covid-19 Aceh.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 terus disosialisasikan.
Kini, selain penerapan protokol kesehatan, vaksinasi juga menjadi hal yang terus disosialisasikan oleh pemerintah di seluruh dunia, tak terkecuali Pemerintah RI dan Pemerintah Aceh.
Setiap negara terus mengejar capaian kekebalan kelompok atau herd immunity.
Sejak 15 januari 2021, program vaksinasi massal di mulai di Aceh.
Gubernur Aceh menjadi orang pertama yag menerima suntikan vaksin covid-19 di Aceh, diikuti unsur pimpinan Forkopimda Aceh dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh. (*)