Vaksinasi

Jubir: Vaksinasi Covid-19 di Aceh Menuju Herd Immunity

Kemenkes memberikan ilustrasi, lanjut SAG, jika 80% populasi kebal terhadap suatu virus, empat dari setiap lima orang yang bertemu dengan seseorang ya

Penulis: Subur Dani | Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Jubir Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) melakukan live konferensi pers di Banda Aceh, Sabtu (28/3/2020) 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kian marak dilakukan di seluruh Aceh untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) dari ancaman virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani Minggu (20/6/2021) mengatakan, jika herd immunity tercapai maka akan cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Bila herd imunity tercapai, penyebaran virus corona akan berhenti dan Pandemi Covid-19 pun akan berakhir,” tuturnya.

SAG menjelaskan, Kementerian Kesehatan menerjemahkan herd immunity sebagai situasi sebahagian besar masyarakat kebal terhadap penyakit menular tertentu, sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi yang rentan terhadap penyakit tersebut.

Di Mapolres Lhokseumawe, Warga Nikmati Vaksinasi Secara Drive Thru

Polda Aceh Bantah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Buat SIM & SKCK, Kabid Humas: Itu Hoaks

Kemenkes memberikan ilustrasi, lanjut SAG, jika 80% populasi kebal terhadap suatu virus, empat dari setiap lima orang yang bertemu dengan seseorang yang terinfeksi tidak akan jatuh sakit dan tidak menyebarkan virus tersebut lebih jauh, dan penularan dapat dihentikan.

Jumlah anggota populasi yang divaksinasi tergantung pada laju penularan penyakit tersebut.

Presiden Joko Widodo menargetkan 70% populasi Indonesia mesti divaksinasi Covid-19 untuk menghentikan penularan virus corona. Target itu dicapai tidak melalui pemaksaan melainkan melalui himbauan, ajakan, edukasi, dan persuasi, sehingga semua yang menjadi sasaran prioritas ikut vaksinasi Covid-19 atas kesadaran untuk melindungi diri dan orang lain.

Di Aceh, lanjut SAG, vaksinasi dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi dan kabupaten/kota dengan partisipasi aktif jajaran TNI/Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Progres vaksinasi bagi tenaga kesehatan (Nakes), petugas publik, kelompok lanjut usia (Lansia), dan kelompok rentan lainnya terus meningkat.

Menurut data per tanggal 18 Juni 2021, Nakes yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sebanyak 49.909 orang, atau sekitar 88,4 persen dari sasaran 56.470 orang, dan yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 43.801 orang atau 77,6 persen.

Kemudian, petugas pelayanan publik (petugas publik) yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 216.684 orang, atau sekitar 45,3 persen dari sasaran sebanyak 478.489 orang, dan yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 62.896 orang, atau 13,1 persen.

Sedangkan para lansia yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis I sebanyak 7.373 orang, atau sekitar 1,7 persen dari target 435.651 orang, dan yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 2.309 orang, rinci SAG.

“Semua pihak harus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 supaya target herd immunity tercapai sesuai target Program Vaksinasi Nasional,” ujar SAG. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved