Berita Bireuen

Begini Kronologis Terbakar Rumah Honorer di Bireuen Hingga Ibu Ini Selamatkan Anaknya Usia 19 Bulan

Rumah yang terbakar Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 09.00 WIB adalah milik Elidar (34), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang juga honorer Kantor Kantor Satpol

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Camat Jeumpa Erry Seprinaldi SSTP S Sos MSi dan Sekdes M Yakop bersama Elidar korban rumah terbakar, Sabtu (3/7/2021) sedang melihat kondisi rumah terbakar. 

Rumah yang terbakar Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 09.00 WIB adalah milik Elidar (34), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang juga honorer Kantor Kantor Satpol PP dan WH Bireuen

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Satu rumah berkonstruksi kayu dan beratap seng di Dusun Paloh Giri, Gampong Kuta Meuligoe, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar bersama seisinya.

Rumah yang terbakar Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 09.00 WIB adalah milik Elidar (34), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang juga honorer Kantor Kantor Satpol PP dan WH Bireuen

Selain rumah ibu tiga anak ini, satu rumah tetangganya yang juga berkonstruksi kayu milik Nurdin Yahya (47) terkena imbas atas kebakaran ini, yaitu terbakar bagian dapurnya. 

Bagaimana kronologis kebakaran ini? 

Elidar didampingi Camat Jeumpa, Erry Seprinaldi SSTP MSi  dan Sekdes Kuta Meuligoe M Yakop, kepada Serambinews.com di lokasi kejadian menceritakan rumah itu ia tempati bersama tiga anaknya.

Baca juga: Begini Kronologis Meninggalnya Seorang Ibu dan Dua Anaknya yang Terjebak Kebakaran di Bireuen

Ketiga anaknya itu bernama Muhammad Sultan (12),  Sifa Aulia (10), dan Oeemer Malik, yang baru berusia  19 bulan.

Elidar mengaku saat itu ia sedang menyapu halaman rumah, sedangkan anak bungsunya Oeemer Malik bermain dalam rumah.

Adapun anaknya bernama Muhammad Sultan dan Sifa Aulia sedang di rumah nenek mereka yang juga dekat lokasi kejadian.

"Saya sedang menyapu halaman, tiba-tiba saya terkejut melihat ada asap keluar dari bagian atap
rumah.

Secepatnya saya lari masuk ke dalam rumah menyelamatkan anak saya Oeemer Malik yang lagi bermain," kata Elidar. 

Kemudian Elidar segera meminta pertolongan warga.

Baca juga: Kebakaran di Bireuen, Tangan Seorang Pemuda Terluka Saat Menyelamatkan Barang Tetangganya

Tidak lama kemudian kobaran api menyala dan membakar rumah serta seisinya, termasuk surat-surat penting tak ada yang bisa diselamatkan, sehingga yang tersisa hanya pakaian di badan mereka. 

"Tidak ada harta benda dapat diselamatkan lagi, termasuk uang tunai Rp 5,2 juta, tiga cincin emas 10 mayam dan salah satu 3 mayam sudah ditemukan di lokasi," terang Elidar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved