Breaking News:

Berita Aceh Timur

Iskandar Pertanyakan Lanjutan Proyek Multiyears Segmen 1 dan 3 Jalan Peureulak - Lokop Aceh Timur

Iskandar Usman mempertanyakan soal jalan yang hingga kini belum dikerjakan itu dalam sidang paripurna DPRA di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (5/7/2021

Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI  
Kondisi ruas jalan Peureulak-Lokop di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, rusak parah dan sulit dilintasi kendaraan. Foto direkam, Sabtu (3/7/2021) 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, kembali mempertanyakan kelanjutan pembangunan segmen l dan 3 proyek multiyears jalan Peureulak - Lokop -Batas Gayo Lues.

Iskandar Usman mempertanyakan soal jalan yang hingga kini belum dikerjakan itu dalam sidang paripurna DPRA di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (5/7/2021) siang. 

Hal ini sebagaimana disampaikan Iskandar Usman lewat siaran pers kepada Serambinews.com seusai sidang ini. 

Iskandar Usman mengatakan sidang paripurna ini dipimpin Ketua DPRA, Dahlan Djamaluddin, dihadiri para Wakil Ketua, Forkopimda, serta Anggota DPRA. 

Menurut politisi muda Partai Aceh, sebelumnya ia juga kerap mempertanyakan nasib pembangunan ruas jalan tersebut dalam sidang paripurna atau rapat badan anggaran. 

Iskandar Usman mengatakan proyek multiyears ruas jalan Peureulak-Lokop ada 3 segmen. Segmen 2 yang dimenangkan oleh PT Sumber Sari dengan pagu Rp 181 miliar sedang dikerjakan. 

Namun, kata Iskandar Usman, segmen 1 yang lelangnya dimenangkan PT Prapen Prima Mandiri dengan pagu Rp 183 miliar.

Kemudian segmen 3 dimenangkan PT Wanita Mandiri dengan pagu Rp 223, 2 miliar belum dikerjakan sama sekali. 

Iskanfdar Usman meminta Pemerintah Aceh bisa memberi jawaban yang kongkret terkait mandegnya pengerjaan proyek jalan dimaksud. 

"Kita dengar sayup-sayup ada masalah di tendernya, maka kita sarankan agar bisa dilakukan tender ulang saja. Mengingat waktu yang sangat sedikit. Jalan ini harus dibangun," tegas Iskandar yang juga putera asli Peureulak ini. 

Karena itu, sebut Iskandar, dirinya kerap kali mempertanyakan kelangsungan pembangunan jalan tersebut dalam kesempatan sidang paripurna dan rapat- rapat dengan pihak Tim Anggaran Pemerintah Aceh.

"Apalagi jalur ini sangat penting bagi denyut perekonomian warga di sana. Bahkan warga Gayo Lues ada yang ke Medan via jalur ini," ujarnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved