Breaking News:

Internasional

Ancaman Terorisme Akan Meningkat di Inggris, Seusai Penarikan Pasukan Koalisi di Afghanistan

Ancaman terorisme terhadap Inggris akan meningkat menyusul penarikan koalisi pimpinan AS dari Afghanistan.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Polisi menutup lokasi pemboman konser aktris Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris pada 2017 lalu. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Ancaman terorisme terhadap Inggris akan meningkat menyusul penarikan koalisi pimpinan AS dari Afghanistan.

Anggota badan keamanan Inggris, Sir Alex Younger, mantan kepala MI6, dinas intelijen luar negeri Inggris mengatakan ancaman dari kelompok teroris seperti Al-Qaeda dan ISIS akan tumbuh jika Inggris pulang dari Afghanistan.

Dia menambahkan hasil yang paling mungkin dari penarikan itu adalah perang saudara antara Taliban yang bangkit kembali dan pemerintah yang didukung NATO di Kabul.

Mantan kepala mata-mata itu memperingatkan sejarah berisiko terulang.

Setelah invasi Soviet dan penarikan akhirnya dari Afghanistan pada tahun 1989.

Di mana pengabaian memunculkan jaringan pelatihan teroris yang luas.

Mengingat intelijen yang ditemukan Inggris saat menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 setelah serangan 9/11 tahun itu, dia mengatakan kepada Sky News ada tingkat infrastruktur teroris yang hanya bisa dibayangkan.

Baca juga: Inggris Akan Cabut Bantuan Asing Bagi Orang Miskin Arab, Kematian Bakal Meningkat di Timur Tengah

Sebelum sampai di sana, sebuah kamp pelatihan yang akan tidak keluar dari tempatnya, semacam barak militer konvensional atau pasukan khusus.

Dia menambahkan:

“Saya telah berbicara tentang pentingnya tanggal 11 September 2001.'

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved