Breaking News:

Aminullah di Mata Syamsunan Mahmud, Mantan Dirut BPD Aceh 1989

Jauh sebelum menjabat se-bagai Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SEAk MM, punya banyak kesan di mata kerabat, masyarakat umum

Editor: bakri
Aminullah di Mata Syamsunan Mahmud, Mantan Dirut BPD Aceh 1989
FOR SERAMBINEWS.COM
SYAMSUNAN MAHMUD, Mantan Dirut BPD Aceh 1989BANDA

BANDA ACEH - Jauh sebelum menjabat se-bagai Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SEAk MM, punya banyak kesan di mata kerabat, masyarakat umum, bah-kan mantan ‘Bos’ saat ia masih menjadi staf Bank Pembangunan Daerah Istimewa (BPD) Aceh--kini Bank Aceh Syariah (BAS)--dan mantan Bupati Aceh Barat era 70-an, yakni H Syamsunan Mahmud.

Mantan Dirut BPD Aceh 1989 itu, mengupas sekilas bagaimana sosok Aminullah Usman dalam pandangannya. “Alham-dulillah sosok Aminullah di pandangan saya, memiliki 3 prinsip: sabar, shalat, si-laturahim,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Ia menjelaskan, Aminullah memiliki karakter penyabar yang membawanya mengemban amanah besar menjadi Di-rut BPD Aceh dua periode (2000-2010), sampai saat ini menjadi orang nomor satu di Banda Aceh.“Kedua itu shalat, ke-wajiban yang ditunaikan menjadi pondasi hidup yang kuat baginya.

Dan 1989silaturrahim, beliau memi-liki sifat bersahaja, san-gat dekat dengan rakyat, memiliki kemampuan untuk mengajak keingi-nan masyarakat,” ungkap Syamsunan.Aminullah muda sangat ulet dan brilian, kisahnya, dan hingga kini pun masih sama. Aminullah memiliki manajemen yang terukur, dan baginya semua peker-jaan terukur.

“Contoh perta-ma, keuangan terkelola den-gan baik, kedua kerja sama dengan para staf cukup baik. Ketiga, ia selalu memperhati-kan keadaan yang di depan, baik yang sudah dikerjakan atau yang mau dikerjakan,” jelasnya.Kemudian, Syamsu-nan juga mengapresiasi Aminullah yang punya karakter disiplin tinggi hingga sekarang. Punya fi sik bak mesin, sebutnya, dirinya seolah tak kenal lelah dalam bekerja dan berolahraga.

“Dia san-gat memahami apa yang diinginkan masyarakat, seperti halnya masyarakat menginginkan perbaikan ekonomi. Beliau memiliki prinsip anti rentenir, men-jaga kesehatan masyarakat dengan baik, dan baginya pendidikan sangat diuta-makan,” katanya.Sambungnya lagi, Aminullah punya prinsip tiada pekerjaan yang diker-jakan yang tidak ikhlas, “apabila dikerjakan dengan ikhlas pasti akan berakhir sukses.

Salah satu con-tohnya Bank Aceh yang ia pimpin. Aminullah berhasil membesarkan Bank Aceh, dari jumlah aset awal Rp 660 miliar menjadi Rp 13 triliun. Dan Bank ini juga menjadi sehat hasil penilaian BI, meraih WTP penilaian akuntan publik,” tutupnya.(hba/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved